Setelah Lesti Kejora dinyatakan bersih dari segala tuduhan pidana, Rizky Billar memilih untuk tidak menempuh jalur hukum balasan terhadap Yani Dores, pihak yang sebelumnya melaporkan istrinya. Billar menegaskan keputusannya untuk memaafkan demi menjaga suasana damai, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Rizky Billar mengungkapkan bahwa ia tidak ingin memperpanjang konflik yang hanya akan menguras tenaga dan waktu. Baginya, keputusan kepolisian yang menghentikan kasus ini sudah cukup sebagai bentuk keadilan bagi Lesti Kejora.

Rizky Billar: “Damai-damai Sajalah, Ini Kan Bulan Puasa”

“Ini kan hari buat puasa, ya sudahlah kita damai-damai saja. Nanti kita lapor biar dapat berita lagi ya? Enggak begitu, enggak begitu. Damai-damai sajalah, ini kan bulan puasa,” kata Rizky Billar di Polda Metro Jaya, Rabu, 25 Februari 2026.

Senada dengan Billar, Sadrakh Seskoadi selaku kuasa hukum keluarga juga menegaskan tidak ada rencana untuk membuka komunikasi khusus dengan Yani Dores. Menurut Sadrakh, seluruh prosedur hukum telah dijalani sesuai aturan yang berlaku, sehingga masalah ini dianggap telah selesai secara formal.

Sadrakh menilai tidak ada urgensi lagi untuk menjalin hubungan dengan pihak yang telah melayangkan tuduhan tanpa bukti tersebut. Fokus tim hukum saat ini adalah memastikan hak-hak profesional Lesti tetap terlindungi pasca ditutupnya kasus ini.

Kuasa Hukum: “Tidak Perlu Lagi Buka Komunikasi”

“Karena kan memang semua prosedural hukum kan kami sudah jalani dengan sesuai dengan prosedural yang berlaku ya. Jadi memang terkait dengan membuka komunikasi dengan Saudara Yoni Dores ya kami anggap tidak perlu lagi,” tutur Sadrakh.

Rizky Billar juga menekankan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi siapa pun agar tidak sembarangan melayangkan laporan polisi. Tindakan gegabah dalam melapor dinilai hanya akan merugikan kedua belah pihak tanpa membuahkan hasil yang diharapkan.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan di industri musik untuk saling menghormati dan mengedepankan komunikasi yang baik sebelum menempuh jalur hukum. Billar berharap ekosistem dunia hiburan tetap kondusif bagi para pencipta lagu maupun penyanyinya.

“Tentu saja ini sayang, cukup merugikan bukan cuma kita juga namun dia juga kan, ya habis waktu, habis tenaga. Toh juga pada akhirnya hasilnya mungkin tidak sesuai dengan apa yang dia harapkan,” pesan Billar.

Billar bersyukur karena proses klarifikasi berjalan dengan humanis dan sangat mengedepankan hak-hak saksi maupun terlapor. Kini, ia hanya ingin fokus pada ketenangan keluarga dan menghindari urusan hukum yang dianggap memusingkan kepala.