Pasangan selebritas Rizky Billar dan Lesti Kejora kembali menjadi sorotan publik terkait pola asuh mereka terhadap sang putra, Muhammad Levian Al Fatih, yang akrab disapa Abang L. Di usianya yang baru menginjak empat tahun, Abang L diketahui sudah mulai diperkenalkan dengan ibadah puasa.

Billar dan Lesti sepakat bahwa pendidikan karakter dan nilai-nilai agama perlu ditanamkan secara bertahap sejak dini. Proses pengenalan puasa ini, menurut Billar, bukan sekadar melatih anak menahan lapar dan haus, melainkan untuk memahami makna puasa yang lebih mendalam.

Filosofi Pendidikan Karakter Sejak Dini

“Puasa itu bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tapi juga melatih kesabaran dan mengontrol diri,” ungkap Rizky Billar dalam sebuah kesempatan. Ia menjelaskan bahwa tujuan utama mereka adalah agar Abang L belajar bersyukur dan mengendalikan emosi sejak kecil.

Meski demikian, Billar mengakui bahwa proses belajar ini tidak selalu berjalan mulus. Layaknya anak-anak pada umumnya, Abang L terkadang lupa atau menjadi rewel karena rasa lapar. Namun, Billar dan Lesti memandang hal tersebut sebagai bagian wajar dari tahapan pembelajaran.

Pendekatan yang dipilih pasangan ini cenderung lembut, menghindari pemaksaan. Mereka lebih mengedepankan pemahaman dan memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Selain puasa, nilai empati juga menjadi fokus utama. Billar kerap memberi contoh langsung tentang pentingnya berbagi dengan sesama, agar Abang L tumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap lingkungan sosialnya.

Melalui metode ini, Rizky Billar dan Lesti Kejora berharap putra mereka tidak hanya tumbuh sebagai individu yang taat beragama, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional yang baik serta sikap santun terhadap orang lain. Bagi keduanya, pondasi karakter yang kuat harus dibangun sejak usia dini untuk bekal masa depan.