Tiga hari menjelang Hari Raya Idulfitri, Kamis, 19 Maret 2026, volume kendaraan pemudik di sejumlah ruas utama jalur Pantura mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Ribuan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terpantau memadati jalur Pantura wilayah Lohbener, Indramayu, Jawa Barat, sejak pagi hingga sore hari.

Lonjakan volume kendaraan ini didominasi oleh pemudik sepeda motor dan kendaraan pribadi yang bergerak dari arah barat menuju timur. Peningkatan arus lalu lintas ini terjadi seiring berakhirnya bulan suci Ramadan dan mendekatnya momen Idulfitri.

Berdasarkan pantauan langsung di jalur Pantura Lohbener, Indramayu, pada Rabu pukul 14.00 WIB, terlihat ribuan pemudik dengan berbagai tujuan melintasi sepanjang jalur utama. Meskipun demikian, kondisi arus lalu lintas dilaporkan masih tetap lancar dan terkendali.

Alasan Pemudik Berangkat Lebih Awal

Sejumlah pemudik memilih untuk berangkat lebih awal guna menghindari puncak arus mudik yang diprediksi akan terjadi dalam satu hingga dua hari ke depan. Faktor cuaca dan kondisi fisik juga menjadi pertimbangan utama bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh.

Di tengah cuaca yang cukup terik, banyak pemudik memutuskan untuk berhenti sejenak dan beristirahat di rest area yang tersedia. Salah satunya adalah Tauhid, pemudik asal Jakarta yang melakukan perjalanan bersama keluarganya menuju Kabupaten Tegal.

“Saya memulai mudik dari Bekasi jam 5 pagi,” ujar Tauhid. Ia memperkirakan akan mencapai Banyumas dalam waktu sekitar sembilan jam, dengan beberapa kali istirahat di perjalanan.

Imbauan Keselamatan Mudik

Para pemudik diimbau untuk senantiasa berhati-hati, menjaga kondisi tubuh, serta memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia untuk beristirahat. Keselamatan menjadi prioritas utama agar perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan lancar hingga tiba di tujuan.