Pura Agung Jati Pramana Cirebon telah mengintensifkan serangkaian persiapan menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Berbagai ritual keagamaan, mulai dari upacara Melasti hingga Pengerupukan, dijadwalkan terlaksana sebelum puncak perayaan Nyepi. Tahun ini, perayaan Nyepi juga bertepatan dengan bulan Ramadan, mendorong Pura untuk turut menggelar kegiatan bakti sosial.
Pura yang berlokasi di Jalan Bali Nomor 4, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon ini merupakan pusat spiritual bagi umat Hindu di seluruh Wilayah III Cirebon. Menjelang Nyepi, persiapan telah dimulai dengan upacara Melasti, sebuah ritual penyucian diri serta sarana dan prasarana upacara.
Berbeda dengan tradisi sebelumnya, pelaksanaan upacara Melasti tahun ini tidak dilakukan di laut. Biasanya, ritual ini diselenggarakan di laut atau mata air sebagai simbol penyucian. Setelah Melasti, umat Hindu akan melanjutkan dengan upacara Pengerupukan, yang secara khusus dilaksanakan sehari sebelum Hari Raya Nyepi. Ritual ini bertujuan untuk menyucikan alam semesta dari energi negatif dan diharapkan membawa keseimbangan.
Momen istimewa di tahun ini adalah bertepatannya Hari Raya Nyepi dengan bulan suci Ramadan. Merespons hal tersebut, Pura Agung Jati Pramana juga mengambil inisiatif untuk melakukan bakti sosial. Kegiatan ini meliputi pembagian takjil dan sembako kepada masyarakat, menunjukkan semangat toleransi dan kepedulian sosial di tengah perayaan keagamaan.



