Gresik – Kepolisian Resor (Polres) Gresik menghadirkan inovasi dalam pelayanan mudik Lebaran 2026 dengan mendirikan enam pos pengamanan di berbagai titik strategis. Salah satu yang menarik perhatian pemudik adalah Pos Pelayanan Mudik di kawasan Bunder, yang mengusung konsep unik Kapal Nyai Ageng Pinatih.
Pos pelayanan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat, tetapi juga menawarkan beragam fasilitas gratis untuk kenyamanan pemudik yang melintas di Kabupaten Gresik. Konsep Kapal Nyai Ageng Pinatih dipilih untuk mengenalkan sejarah lokal kepada masyarakat.
Mengangkat Sejarah Lokal dan Fasilitas Prima
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menjelaskan, pemilihan tema Kapal Nyai Ageng Pinatih bertujuan untuk mengajak masyarakat, baik perantau maupun pelintas, agar dapat mengenal historis Kota Gresik. “Karena beliau (Nyai Ageng Pinatih) adalah tokoh besar yang memiliki peran dalam penyebaran agama islam di Kota Gresik. Belau juga merupakan ibunda dari Sunan Giri,” ujar Ramadhan pada Senin (23/3/2026).
Lebih lanjut, Ramadhan memaparkan fasilitas yang tersedia di pos mudik tersebut. Para pemudik dapat memanfaatkan layanan SIM keliling, SKCK Online, serta menikmati snack dan minuman gratis. Untuk menghilangkan penat selama perjalanan, pos ini juga menyediakan kursi pijat dan layanan pijat tradisional gratis.
“Ini semua kita sediakan untuk para pemudik yang melintas di Kabupaten Gresik,” tambah Ramadhan, menegaskan komitmen Polres Gresik dalam melayani masyarakat.
Ramadhan juga mengimbau para pemudik dan arus balik untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan maksimal dua jam. Ia mempersilakan masyarakat untuk beristirahat dengan nyaman dan aman di pos-pos pantau kepolisian yang telah disediakan.




