Petugas gabungan dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas dan Muspika Kecamatan Jatitujuh, Majalengka, melakukan inspeksi mendadak terhadap makanan dan minuman yang dijual untuk berbuka puasa. Pemeriksaan yang berlokasi di sekitar Pasar Jatitujuh ini menemukan beberapa minuman takjil yang mengandung zat pewarna cair.

Meski zat pewarna tersebut dikategorikan aman dalam batas tertentu, petugas mengingatkan bahwa konsumsi berlebihan dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Sampel makanan dan minuman diambil langsung dari pedagang di sepanjang jalan depan Pasar Jatitujuh untuk diuji keamanannya.

Peringatan Konsumsi Berlebihan dan Dampak Kesehatan

Camat Jatitujuh, Agus Mulyanto, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan makanan dan minuman yang beredar aman dikonsumsi masyarakat saat berbuka puasa. Ia secara khusus menyoroti potensi bahaya dari konsumsi berlebihan.

“Meski masih aman jika tidak berlebihan, ia mengingatkan konsumsi berlebih dapat menyebabkan sakit perut, diare, dan gangguan lambung lainnya,” ujar Agus Mulyanto, Rabu (18/3/2026).

Masyarakat diimbau untuk lebih selektif dan berhati-hati dalam memilih takjil. Pastikan makanan dan minuman yang dibeli memiliki kualitas baik dan tidak dikonsumsi secara berlebihan demi menjaga kesehatan selama bulan puasa.