Lille sementara unggul 1-0 atas tuan rumah Angers pada babak pertama pertandingan Ligue 1 yang digelar di Stade Raymond Kopa, Minggu (22/2/2026) malam WIB. Gol tunggal tim tamu tercipta melalui eksekusi penalti Olivier Giroud pada menit ke-45.

Sejak peluit awal dibunyikan, Lille menunjukkan dominasi dalam penguasaan bola dengan mencatatkan 57,7 persen possession, berbanding 42,3 persen milik Angers. Tekanan yang dilancarkan tim tamu juga terlihat dari delapan percobaan tembakan, di mana tiga di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Angers hanya mampu melepaskan tiga tembakan tanpa satu pun mengarah ke gawang.

Peluang berbahaya pertama bagi Lille hadir pada menit ke-12. Tembakan keras Matias Fernandez-Pardo dari dalam kotak penalti berhasil ditepis oleh kiper Angers, Hervé Koffi. Beberapa menit berselang, Aïssa Mandi juga nyaris membuka keunggulan, namun kembali digagalkan oleh penyelamatan gemilang Koffi.

Angers bukan tanpa perlawanan. Louis Mouton sempat mencoba peruntungan dengan melepaskan tembakan jarak jauh pada menit ke-45+2, tetapi upayanya berhasil diblok oleh barisan pertahanan Lille. Secara umum, tuan rumah kesulitan menembus rapatnya pertahanan tim tamu.

Momen krusial terjadi pada menit ke-45 ketika wasit menunjuk titik putih setelah Jordan Lefort melakukan pelanggaran terhadap Tiago Santos di area terlarang. Olivier Giroud yang dipercaya sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna, melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut kanan bawah gawang yang tak mampu dijangkau Koffi, membawa Lille unggul 1-0.

Sebelumnya, bek Calvin Verdonk juga sempat tercatat melakukan handball pada menit ke-30, namun insiden tersebut tidak berbuah gol bagi Angers. Pertandingan berjalan cukup keras dengan masing-masing tim mencatat enam pelanggaran. Angers menerima dua kartu kuning, sementara Lille satu. Lille juga unggul dalam jumlah sepak pojok (2-0) dan memaksa Koffi melakukan dua penyelamatan penting sepanjang babak pertama.

Hingga peluit tanda berakhirnya babak pertama dibunyikan, skor 1-0 untuk keunggulan Lille tetap bertahan. Angers diharapkan dapat meningkatkan efektivitas serangan mereka di paruh kedua untuk mengejar ketertinggalan.