Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Pasar Sandang Tegalgubug di Kabupaten Cirebon menjadi salah satu lokasi yang berpotensi tinggi menimbulkan kemacetan lalu lintas. Kondisi ini kerap terjadi setiap tahun dan diprediksi akan kembali menjadi perhatian utama bagi pemudik yang melintasi jalur arteri Cirebon.

Kemacetan di sekitar Pasar Tegalgubug umumnya dipicu oleh aktivitas pasar tumpah. Para pedagang yang menggelar lapak hingga ke tepi jalan, ditambah dengan keberadaan penarik becak yang mangkal, secara signifikan mempersempit ruang gerak kendaraan. Situasi ini diperparah dengan tingginya volume masyarakat yang berburu kebutuhan Lebaran, terutama pakaian, di Pasar Sandang Tegalgubug.

Para pedagang terpaksa berjualan di bahu jalan lantaran kondisi di dalam pasar sudah penuh dan tidak tersedia lapak kios yang memadai. Untuk mengantisipasi dan memperlancar arus mudik, pihak kepolisian berencana melarang pedagang untuk mangkal di bahu jalan mulai H-7 Lebaran mendatang.

Selain Pasar Tegalgubug, pemudik juga diimbau untuk mewaspadai tiga titik pasar tumpah lainnya di sepanjang jalur Pantura Cirebon. Titik-titik rawan kemacetan tersebut meliputi:

  • Pasar Kue Plered
  • Pasar Mundu
  • Pasar Ikan Gebang

Masyarakat yang akan melintas di jalur Pantura Cirebon diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan cermat dan selalu waspada terhadap potensi kemacetan di titik-titik pasar tumpah tersebut.