Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kembali menjadi sorotan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjelang tahun 2026. Pertanyaan utama yang mengemuka adalah besaran bunga KUR Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk periode tersebut.
Hingga Rabu, 04 Maret 2026, pemerintah dan pihak BRI belum secara resmi mengumumkan keputusan terkait besaran bunga KUR 2026. Namun, merujuk pada kebijakan terakhir yang berlaku, bunga KUR diproyeksikan berada di kisaran 6 persen efektif per tahun bagi debitur baru, didukung oleh skema subsidi bunga dari pemerintah.
KUR merupakan inisiatif pembiayaan bersubsidi yang dirancang untuk memperluas akses permodalan bagi UMKM. Melalui program ini, pemerintah menyalurkan subsidi bunga kepada bank penyalur seperti BRI, sehingga suku bunga yang ditanggung nasabah jauh lebih rendah dibandingkan dengan kredit komersial pada umumnya.
Perkiraan Bunga KUR BRI 2026
Berdasarkan kebijakan yang telah diterapkan dalam beberapa tahun terakhir, bunga KUR untuk debitur baru umumnya ditetapkan sebesar 6 persen efektif per tahun. Bagi debitur yang mengajukan perpanjangan atau penambahan pinjaman (top up), besaran bunga dapat bervariasi, tergantung pada ketentuan periode pinjaman dan tingkat risiko usaha yang dinilai oleh bank.
Apabila tidak terjadi perubahan signifikan dalam kebijakan subsidi pemerintah, besar kemungkinan bunga KUR BRI 2026 akan tetap berada pada kisaran yang sama. Meskipun demikian, angka final akan menunggu penetapan resmi pemerintah terkait alokasi anggaran subsidi bunga dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Penetapan bunga KUR dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci, antara lain:
- Kondisi ekonomi nasional dan global yang sedang berlangsung.
- Tingkat suku bunga acuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
- Kapasitas fiskal pemerintah dalam menyediakan subsidi.
- Target penyaluran KUR secara nasional yang telah ditetapkan.
Jika kondisi ekonomi tetap stabil dan pemerintah terus memprioritaskan subsidi, pelaku UMKM berpotensi untuk tetap menikmati fasilitas bunga ringan seperti yang telah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya.
Skema Jenis KUR BRI dan Pengaruhnya terhadap Bunga
Sebagai salah satu bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI biasanya menawarkan beberapa jenis pembiayaan KUR yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM:
- KUR Mikro
Jenis ini menawarkan plafon pinjaman hingga Rp50 juta dan tidak memerlukan agunan tambahan. Bunga yang diterapkan mengikuti ketentuan subsidi pemerintah.
- KUR Kecil
Untuk pinjaman dengan plafon di atas Rp50 juta hingga Rp500 juta, KUR Kecil memerlukan agunan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan oleh bank.
- KUR PMI (Pekerja Migran Indonesia)
KUR jenis ini secara khusus ditujukan untuk membiayai kebutuhan keberangkatan kerja bagi Pekerja Migran Indonesia ke luar negeri.




