Pasangan selebriti Meisya Siregar dan Bebi Romeo mengalami insiden tak terduga saat menunaikan ibadah umrah di Makkah. Keduanya terpaksa memperpanjang masa tinggal mereka di Tanah Suci setelah penerbangan pulang dibatalkan, imbas eskalasi konflik di Timur Tengah.

Meisya Siregar membagikan pengalaman tersebut melalui akun Instagram pribadinya, @meisya_siregar. Ia mengunggah tangkapan layar pesan dari pihak maskapai yang menginformasikan pembatalan penerbangan pada 2 Maret 2026.

“Your flight with Emirates EK-2069 from Jeddah to Dubai on 02 Mar 2026, 18:10 has been canceled due to operational reasons,”

demikian isi pesan dari maskapai yang diunggah Meisya Siregar.

Meski demikian, Meisya mengaku tidak panik. Ia segera mengambil langkah untuk memperpanjang masa sewa hotel sambil berupaya mencari tiket penerbangan pengganti. Ia juga mengajak pengikutnya yang mengalami nasib serupa untuk berbagi informasi.

“Aku harusnya pulang tanggal 2 Maret, tapi gabisa karena di-cancel. Ngobrol yuk yang senasib, kalian bisa tuker informasi,”

tulis Meisya.

Setelah berjuang mencari tiket, Meisya akhirnya berhasil mendapatkan penerbangan langsung untuk tanggal 3 Maret 2026. Ia berharap perjalanan pulang ke Tanah Air dapat berjalan lancar.

Menikmati Waktu Ekstra di Makkah

“Abia war tiket lanjut taraweh di kamar. Alhamdulillah bisa goler goler,”

ungkap Meisya Siregar.

Ia menambahkan,

“Dapet nih aku direct tanggal 3 Maret, bismillah ya. Setelah war tiket mencari penerbangan yang secepat mungkin,”

Selama waktu ekstra di Makkah, Meisya dan Bebi memilih untuk menikmati momen tersebut. Keduanya terlihat menikmati pemandangan Ka’bah dari hotel tempat mereka menginap dan menunjukkan keikhlasan atas penundaan penerbangan.

Mereka meyakini bahwa Tuhan memiliki maksud lain di balik tertundanya kepulangan mereka.

“Pov: Ketika kamu harusnya meninggalkan Ka’bah tapi tidak bisa, Allah masih ingin kamu ada di sini,”

tulis Meisya, menyertakan doa.

“Yaa Hayyu Yaa Qoyyum, bi-rohmatika as-taghiits, wa ash-lih lii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin Abadan. “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dariMu. ” – Mekkah March 2nd 2026 -“

Dampak Konflik Iran-Israel pada Penerbangan Global

Pembatalan ribuan penerbangan internasional, termasuk yang dialami Meisya dan Bebi, merupakan dampak langsung dari eskalasi konflik di Timur Tengah. Militer Iran dilaporkan mengalami guncangan setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan udara terkoordinasi pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Serangan tersebut menewaskan beberapa tokoh penting, termasuk pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan rudal dan drone besar-besaran ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah pada Minggu, 1 Maret 2026.

Peperangan ini telah memicu gangguan signifikan pada berbagai sektor, mulai dari energi, logistik, pasar keuangan, hingga transportasi udara global.