Ratusan jamaah dan santri Pondok Pesantren Al Mizan Jatiwangi, Majalengka, menggelar doa dan zikir bersama pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan menyerukan perdamaian di tengah konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang semakin memanas.

Acara tersebut juga diisi dengan deklarasi seruan untuk menghentikan perang. Pihak pondok pesantren menilai konflik global ini mulai berdampak signifikan pada masyarakat dunia, memicu kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi dan stabilitas global.

Kecaman dan Harapan dari Al Mizan

Doa dan zikir bersama ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al Mizan, Kiai Haji Maman Imanulhaq. Dalam kesempatan tersebut, ratusan jamaah dan santri secara tegas mengecam perang. Mereka menyoroti dampak yang mulai dirasakan masyarakat, termasuk kekhawatiran akan kondisi ekonomi dan situasi global yang tidak menentu.

Selain itu, jamaah juga mendesak pemerintah Indonesia untuk lebih fokus bekerja dan segera mengantisipasi dampak lanjutan dari konflik tersebut terhadap Tanah Air. Mereka secara khusus menyoroti potensi ancaman terhadap ketahanan energi dan ekonomi nasional, terutama jika perang berkepanjangan dan memengaruhi pasokan energi dunia.

Di sisi lain, jamaah turut mengimbau seluruh umat muslim agar tetap khusyuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Mereka berharap situasi perang yang terjadi tidak sampai mengganggu kekhusyukan masyarakat dalam beribadah.