Barcelona dilaporkan telah mencapai kesepakatan signifikan dengan Newcastle United untuk mengakuisisi penyerang sayap Timnas Inggris, Anthony Gordon. Nilai transfer fantastis yang disepakati disebut-sebut mencapai lebih dari £69 juta, atau setara dengan sekitar Rp1,4 triliun.
Langkah strategis ini bukan sekadar penambahan pemain biasa, melainkan sebuah deklarasi ambisi kuat dari Blaugrana di bursa transfer musim panas 2026, menyusul performa impresif mereka di La Liga. Gordon kini dijadwalkan untuk segera menjalani formalitas medis yang diperlukan sebelum bergabung dengan rekan-rekannya di Timnas Inggris, yang akan bertolak ke Amerika Serikat untuk kamp pelatihan jelang Piala Dunia 2026.
Barcelona Kalahkan Bayern Munich dalam Perburuan Gordon
Sebelum Barcelona mengajukan tawaran resmi, raksasa Bundesliga, Bayern Munich, juga diketahui telah melakukan diskusi formal dengan Newcastle. Namun, negosiasi antara kedua klub tersebut menemui jalan buntu akibat perbedaan substansial dalam nilai transfer yang diajukan.
Pada akhirnya, Barcelona yang bergerak lebih cepat berhasil mengajukan tawaran yang memenuhi ekspektasi manajemen The Magpies. Keberhasilan transfer ini disebut-sebut tidak lepas dari peran sentral Presiden Barcelona, Joan Laporta, dan direktur olahraga, Deco, dalam proses negosiasi.
Performa Impresif Gordon dan Posisi Tawar Newcastle
Anthony Gordon baru saja menyelesaikan musim 2025/2026 dengan catatan performa yang sangat mengesankan bersama Newcastle United. Ia berhasil membukukan 17 gol di semua kompetisi, menjadikannya pencetak gol terbanyak klub, meskipun Newcastle harus puas finis di posisi ke-12 yang mengecewakan di liga.
Dengan kontrak yang masih berlaku hingga tahun 2030, Newcastle berada dalam posisi tawar yang sangat kuat. CEO Newcastle, David Hopkinson, sebelumnya bahkan telah menegaskan bahwa klub hanya akan menjual pemain dengan “persyaratan mereka” dan akan berupaya “memaksimalkan peluang” untuk mendapatkan harga terbaik.
Keuntungan Berlapis: Newcastle Investasi Ulang, Everton Dapat Komisi
Kesepakatan senilai £69 juta ini membawa angin segar bagi Newcastle, yang berencana untuk melakukan penyegaran skuad setelah musim yang kurang memuaskan. Dana segar ini dipercaya akan memberikan keleluasaan bagi pelatih Eddie Howe untuk membangun kembali tim sesuai visinya.
Menariknya, Everton, sebagai klub yang pernah membina Gordon di akademi, juga akan turut merasakan keuntungan dari transfer ini. The Toffees berhak menerima 15% dari keuntungan yang diperoleh Newcastle dari penjualan Gordon. Mengingat Newcastle membeli Gordon dari Everton pada Januari 2023 dengan nilai transfer hingga £45 juta, Everton diperkirakan akan mendapatkan komisi jutaan pound dari transaksi ini.




