Manajemen Persis Solo mengambil langkah tegas menyikapi tren negatif yang terus melanda Laskar Sambernyawa pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Hingga pekan ke-22, tim kebanggaan Kota Solo tersebut masih belum mampu meraih kemenangan, memicu kekhawatiran serius akan ancaman degradasi.
Dua pertandingan kandang pertama di putaran kedua berakhir dengan kekalahan tipis 0-1 dari Borneo FC dan Persib Bandung. Situasi semakin sulit setelah Persis Solo hanya mampu meraih tiga hasil seri beruntun, yakni saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta (0-0), serta dua laga kandang melawan Madura United (2-2) dan PSBS Biak (1-1).
Catatan buruk ini menempatkan Persis Solo di dasar klasemen sementara, peringkat ke-18, dengan hanya mengoleksi 13 poin dari 22 pertandingan. Mereka kini terpaut lima poin dari zona aman untuk lolos dari jerat degradasi.
Ultimatum Enam Poin untuk Milomir Seslija
Menyusul evaluasi menyeluruh, manajemen Persis Solo memutuskan untuk memberikan target tinggi kepada pelatih kepala, Milomir Seslija. Ia diwajibkan meraih enam poin penuh dari dua pertandingan terdekat.
“Lewat evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh jajaran direksi dan manajemen, Persis dengan ini menyatakan bahwa pelatih kepala, Milomir Seslija, akan diberi target enam poin untuk dua laga ke depan,” demikian pernyataan resmi manajemen Persis Solo pada Senin (23/2/2026) malam.
Dua laga krusial yang dimaksud adalah partai kandang pekan ke-23 menghadapi Persik Kediri pada Minggu (1/3/2026), serta laga tandang ke markas Persijap Jepara pada Kamis (5/3/2026).
Dukungan Penuh dan Permohonan Maaf
Manajemen menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada seluruh elemen tim dalam upaya mencapai target tersebut dan keluar dari zona degradasi.
“Dalam periode tersebut, manajemen memberikan dukungan penuh kepada seluruh staf kepelatihan, ofisial, dan jajaran pemain untuk memberikan hasil terbaik sesuai dengan target yang sudah diberikan,” lanjut pernyataan tersebut.
Selain itu, manajemen juga berjanji akan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan Laskar Sambernyawa dapat bertahan di kompetisi strata tertinggi musim ini.
“Pada momen ini, klub berharap semua elemen pencinta Persis untuk tetap mendampingi tim dan terus memberikan dukungan kepada seluruh penggawa sampai detik-detik terakhir,” imbuh manajemen.
Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas hasil yang belum memuaskan. “Manajemen memohon maaf dan memahami kekecewaan dari seluruh elemen pecinta Persis atas hasil baik yang tak kunjung datang. Tetapi, hingga pekan terakhir nanti, manajemen memastikan semua pihak di dalam klub akan terus berjuang, tanpa henti,” tutup pernyataan tersebut.




