Kompetisi Liga Super Indonesia mencatat lonjakan signifikan dalam peringkat kompetisi sepak bola domestik Asia untuk musim 2025/26, berdasarkan pembaruan terbaru dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Peningkatan drastis ini menjadikan Indonesia sebagai federasi dengan pertumbuhan ranking terbesar di benua tersebut, berkat kontribusi gemilang dari dua wakilnya, Persib Bandung dan Dewa United.

Dalam pembaruan tengah musim yang dirilis AFC pada Rabu, 25 Februari 2026, posisi Liga Super Indonesia naik dari peringkat ke-25 menjadi peringkat ke-18 klasemen kompetisi domestik Asia. Total akumulasi poin yang berhasil dicapai adalah 26.299, sebuah pencapaian tertinggi di antara semua kompetisi anggota AFC pada periode ini.

Kenaikan peringkat Liga Super Indonesia tidak terlepas dari sumbangan poin besar yang diberikan oleh Persib Bandung melalui partisipasinya di kompetisi antarklub Asia. Maung Bandung berhasil melaju hingga babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2), dengan hasil positif di fase grup yang krusial dalam perhitungan ranking kompetisi AFC.

Sementara itu, Dewa United juga menunjukkan performa kompetitif di AFC Challenge League (ACGL) 2025/26. Tim asal Banten ini sukses keluar sebagai juara grup dan melaju ke babak perempat final. Dewa United masih berpotensi menambah poin signifikan, mengingat mereka memiliki minimal dua laga lagi di fase knock-out melawan klub Filipina, Manila Digger, yang dijadwalkan pada 5 dan 12 Maret mendatang.

Secara keseluruhan, kontribusi poin dari Persib Bandung dan Dewa United digabungkan menghasilkan lebih dari 10.000 poin. Angka ini menjadi faktor utama yang mendorong Liga Super Indonesia merangsek naik ke peringkat 18 Asia. Kesuksesan ini bahkan menjadi sorotan utama dari AFC, yang mengakui Indonesia sebagai federasi dengan lonjakan poin paling tinggi berdasarkan pembaruan tengah musim.

Peringkat kompetisi sangat vital dalam menentukan kuota alokasi slot klub setiap negara untuk kompetisi antarklub Asia pada musim berikutnya. Dengan peringkat baru ini, Liga Super Indonesia diperkirakan berpeluang mendapatkan dua slot di ACL 2 musim depan, dengan satu slot otomatis dan satu melalui jalur playoff. Sementara itu, slot untuk ACGL kemungkinan akan tetap satu.

Meskipun demikian, untuk memenuhi syarat dan mendapatkan slot di kompetisi tertinggi AFC, yakni ACL Elite, Liga Super Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki posisinya di wilayah Asia Timur. Saat ini, Indonesia berada di urutan kesembilan di peringkat wilayah timur, masih tertinggal dari negara-negara kuat seperti Jepang, Korea Selatan, Thailand, China, Australia, dan Malaysia.