BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh menerima penghargaan dari Komisi Informasi Aceh (KIA) atas komitmennya dalam keterbukaan informasi publik. Apresiasi ini diberikan khususnya terkait pelaporan administrasi dan penggunaan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).

Ketua DPD I Partai Golkar Aceh, Muhammad Salim Fakhry, menerima langsung penghargaan tersebut di Ballroom Hotel The Pade, Aceh Besar, Minggu (8/3/2026). Usai kegiatan, Salim Fakhry menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penilaian terbaik yang diberikan KIA.

“Sebagai Ketua Golkar Aceh, saya sangat mengucapkan terima kasih atas penilaian terbaik yang diberikan oleh Komisi Informasi Aceh. Dari beberapa partai politik yang ada di Aceh, Golkar yang mendapatkan penghargaan ini. Tentu ini harus kita pertahankan pada masa yang akan datang,” ujar Salim Fakhry kepada Pintoe.co, Minggu, 8 Maret 2026, saat diwawancarai usai buka puasa bersama di Banda Aceh.

Salim Fakhry menegaskan, penilaian tersebut mencakup aspek administrasi dan pelaporan, terutama terkait penggunaan dana APBA. Ia menekankan bahwa transparansi merupakan prinsip fundamental yang wajib dijaga oleh setiap partai politik.

“Ketika ada pertanyaan terkait penggunaan anggaran, kita harus terbuka. Jika penggunaannya sesuai aturan, untuk apa ditutup-tutupi. Justru keterbukaan itu penting, baik kepada Komisi Informasi maupun kepada rekan-rekan media,” kata Salim.

Ia juga menyoroti peran krusial media dalam perkembangan sebuah partai politik. Menurutnya, partai tidak akan berkembang tanpa dukungan media dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Media itu mitra kami. Partai tidak bisa besar tanpa dukungan rekan-rekan wartawan. Apa yang ditanya, selama sesuai aturan tentu akan kita jelaskan secara terbuka,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Golkar Aceh juga menggelar acara buka puasa bersama yang dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, pengurus partai politik, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya di Banda Aceh. Salim Fakhry menjelaskan, momentum Ramadan ini dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan lintas pihak.

“Kita ingin merajut kebersamaan. Ramadan adalah bulan yang penuh pengampunan dan kebersamaan. Karena itu kita undang pemerintah dan partai-partai lain. Saat ini kita belum bertarung dalam kontestasi politik, jadi kita tetap menjaga kekompakan,” tuturnya.

Salim Fakhry juga menegaskan komitmen Golkar Aceh untuk mendukung berbagai program pembangunan pemerintah daerah. Terkait kepengurusan baru DPD I Golkar Aceh, ia menyebut proses penyusunan struktur organisasi sedang berjalan dengan mengakomodir berbagai unsur, termasuk sayap partai dan perwakilan wilayah.

“Insya Allah setelah Lebaran kepengurusan akan segera dilantik. Paling lambat sebelum Hari Raya sudah selesai. Kita tinggal menunggu jadwal dari ketua umum untuk pelantikannya,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh kader dan elemen partai dapat bekerja sama membesarkan Golkar di Aceh, sekaligus menjaga semangat keterbukaan informasi yang telah mendapat apresiasi dari Komisi Informasi Aceh.