Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, mengumumkan keputusan mengejutkan menjelang ajang FIFA Series 2026. Sebanyak 17 pemain dicoret dari daftar awal yang berisi 41 nama, menyisakan 24 pemain yang akan memperkuat skuad Garuda dalam turnamen internasional tersebut.

Perombakan besar ini menarik perhatian publik sepak bola nasional, terutama dengan tersingkirnya beberapa nama yang selama ini identik dengan Timnas Indonesia. Gelandang senior Marc Klok menjadi salah satu pemain yang tidak berhasil mempertahankan tempatnya. Selain itu, Ricky Kambuaya, yang kerap menjadi pilihan di lini tengah, juga harus menerima kenyataan serupa.

Beberapa nama populer di kalangan penggemar juga ikut tersisih, termasuk winger kreatif Egy Maulana Vikri yang dikenal dengan teknik dan kreativitasnya di lini serang. Striker muda Hokky Caraka juga tidak masuk dalam daftar akhir pemain yang akan tampil di ajang tersebut.

Keputusan Herdman mencoret sejumlah pemain yang sering membela tim nasional memicu beragam reaksi dari suporter. Di media sosial, sebagian penggemar menyatakan terkejut karena menganggap beberapa pemain yang dicoret masih memiliki kontribusi penting. Namun, ada pula yang menilai langkah ini sebagai bagian dari strategi pembaruan dalam tubuh skuad Garuda.

Bagi pelatih asal Kanada tersebut, seleksi ini merupakan bagian dari proses membangun komposisi tim yang sesuai dengan filosofi permainan yang ingin ia terapkan. Herdman dikenal dengan pendekatan taktik yang menuntut disiplin tinggi, mobilitas pemain, serta keseimbangan antara lini pertahanan dan serangan.

Langkah ini juga membuka peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan mereka di level internasional. Dengan kombinasi pemain muda dan beberapa nama berpengalaman yang dipertahankan, Herdman tampaknya ingin menciptakan persaingan sehat dalam skuad Timnas Indonesia.

Ajang FIFA Series 2026 menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk mengukur kekuatan tim dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi internasional ke depan. Publik kini menantikan bagaimana wajah baru skuad Garuda akan tampil di lapangan dan apakah keputusan besar Herdman mampu membawa hasil positif bagi tim nasional.