Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, berkah peningkatan penjualan mulai dirasakan sejumlah pedagang musiman. Salah satunya adalah para penjual kulit ketupat di Pasar Waled, Kabupaten Cirebon, yang ramai diserbu pembeli pada Jumat pagi.

Deretan lapak sederhana pedagang kulit ketupat tampak memenuhi sepanjang area Pasar Waled, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon. Sejak pagi, lapak-lapak ini sudah ramai didatangi warga yang bersiap menyambut Lebaran.

Satu per satu warga yang melintas terlihat berhenti untuk memilih dan membeli kulit ketupat. Tradisi menyajikan ketupat saat Lebaran menjadi pemicu utama meningkatnya permintaan sarang ketupat secara drastis dalam beberapa hari terakhir.

Zidane, salah seorang pedagang, mengaku dagangannya selalu laris setiap menjelang Lebaran. Ia menambahkan, sejak hari pertama berjualan, jumlah pembeli terus meningkat hingga sore dan malam hari.

Untuk satu ikat kulit ketupat, Zidane mematok harga mulai dari sepuluh ribu hingga enam belas ribu rupiah, tergantung ukuran.

Para pedagang berharap tren peningkatan penjualan ini dapat terus berlanjut hingga malam takbiran. Kondisi ini diharapkan mampu memberikan tambahan penghasilan yang signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Selain menjadi bagian dari tradisi khas Lebaran, meningkatnya permintaan kulit ketupat juga membawa berkah tersendiri bagi para pedagang musiman di Kabupaten Cirebon.