Di balik gemerlap panggung musik tarling era 1980-an, tersimpan kisah seorang maestro yang karyanya abadi namun namanya kerap luput dari ingatan publik. Ia adalah Carli (85), seorang pencipta lagu sederhana asal Desa Benda, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang telah menelurkan banyak karya legendaris.

Hingga kini, sejumlah lagu ciptaan Carli masih akrab di telinga masyarakat dan terus dinyanyikan lintas generasi. Sebut saja “Jam Siji Bengi” yang populer berkat suara Iwi S, serta “Bapane Bocah” yang melambung melalui Wati S. Keberadaan lagu-lagu tersebut di berbagai platform digital seperti YouTube menjadi bukti nyata bahwa karya Carli tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.

Bakat Musik Sejak Muda dan Sentuhan Rhoma Irama

Bakat bermusik Carli telah terlihat sejak usia muda. Istrinya, Dasinih (67), menceritakan bahwa suaminya bahkan sempat menimba ilmu musik dari musisi ternama, Rhoma Irama, saat masih tinggal di Jakarta. “Sejak itu, beliau fokus menciptakan lagu tarling. Memang dari dulu sudah suka musik,” ungkap Dasinih.

Pengalaman tersebut kemudian memantapkan Carli untuk fokus menciptakan lagu-lagu berbahasa daerah, khususnya tarling khas Cirebon dan Indramayu. Namun, perjalanan hidupnya tidak selalu mulus.

Perjalanan Hidup dan Pilihan Kembali ke Kampung Halaman

Selama di Jakarta, Carli harus menjalani berbagai pekerjaan serabutan demi menyambung hidup. Ia pernah menjadi penjual koran, tukang bangunan, hingga penarik becak. Selain itu, Carli juga dikenal memiliki jiwa seni yang kuat, termasuk dalam bidang melukis.

Titik balik kehidupannya terjadi ketika ia harus kembali ke kampung halaman di Indramayu untuk merawat orang tuanya yang sakit. Setelah menikah dengan Dasinih pada tahun 1984, Carli memutuskan untuk menetap di Indramayu dan tidak kembali ke Jakarta, meskipun ia memiliki banyak relasi di dunia hiburan, termasuk dengan mendiang seniman legendaris Benyamin S.

Karya Populer, Penghasilan Minim

Dari pernikahannya, Carli dikaruniai lima orang anak. Ironisnya, meski dikenal sebagai pencipta lagu yang karyanya banyak dibawakan oleh penyanyi ternama seperti Aas Rolani, Yoyo S, H. Dariyah, Wati S, hingga Iwi S, musik tidak pernah menjadi sumber utama penghasilannya.

Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, Carli tetap bekerja serabutan, mulai dari tukang bangunan, penarik becak, hingga pengolah melinjo. Banyak karyanya yang populer tidak selalu memberikan keuntungan finansial yang layak bagi dirinya, sebuah ironi yang kerap menyelimuti perjalanan seniman di tanah air.