Pemerintah Kabupaten Gresik menyerahkan bonus senilai total Rp9,3 miliar kepada para atlet, pelatih, asisten pelatih, dan ofisial yang telah mengharumkan nama daerah di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur tahun 2025. Penyerahan apresiasi ini dilakukan langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Rabu, 4 Maret 2026.
Kontingen Kabupaten Gresik, yang berkekuatan 716 orang terdiri dari 572 atlet dan 144 ofisial, berhasil menduduki peringkat keenam dalam gelaran Porprov IX Jatim. Mereka menutup ajang tersebut dengan perolehan 44 medali emas, 37 perak, dan 53 perunggu, mengumpulkan total 303 poin.
Peningkatan Prestasi dan Apresiasi
Dari 63 cabang olahraga yang dipertandingkan, Kabupaten Gresik mengikuti 50 cabang olahraga, dengan 35 di antaranya berhasil meraih medali. Cabang-cabang olahraga yang menyumbangkan medali antara lain:
- Drumband
- Senam
- Renang/Akuatik
- Panjat Tebing
- Atletik
- Bola Voli
- Hockey Indoor
- Hockey Outdoor
- Dayung
- Arung Jeram
- IBCA MMA
- Ski Air
- Bola Tangan
- Triathlon
- Loncat Indah
- Selam
- Taekwondo
- Muaythai
- Jujitsu
- Wushu
- Pencak Silat
- Sepatu Roda
- Karate
- Sepak Takraw
- Tinju
- Gateball
- Binaraga
- Petanque
- Kick Boxing
- Bridge
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik, Saifudin Ghozali, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, disiplin, dan pengorbanan seluruh kontingen Gresik. “Ada peningkatan dari Porprov sebelumnya tahun 2023 berada di tingkat ke tujuh. Semoga pada Porprov yang akan datang dapat menaikkan prestasi lebih baik lagi,” ujar Saifudin.
Saifudin menambahkan, “Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berlatih lebih keras, berprestasi lebih tinggi, dan menjadi kebanggaan bagi keluarga, daerah serta bangsa.”
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa reward yang diberikan adalah bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga prestasi dan mendorong kemajuan olahraga daerah. Ia juga berpesan agar bonus tersebut digunakan dengan bijak untuk mendukung masa depan dan prestasi, serta tidak digunakan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif dan sesaat.




