Gresik, Kamis, 19 Maret 2026 – Sebanyak 750 warga Gresik diberangkatkan dalam program Mudik Gratis 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Pelepasan keberangkatan menggunakan 15 unit bus ini dipimpin langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di halaman kantor Pemkab Gresik pada Rabu (18/3/2026) pukul 08.00 WIB.
Bupati Gresik, yang akrab disapa Gus Yani, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakatnya. “Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya,” ujar Gus Yani pada Rabu (18/3/2026).
Ia menambahkan, “Semoga perjalanan lancar dan bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.” Program ini bertujuan untuk memfasilitasi warga Gresik yang ingin pulang ke kampung halaman di berbagai daerah di Jawa Timur menjelang Hari Raya Idulfitri.
Rute dan Jumlah Penumpang Mudik Gratis 2026
Pemerintah Kabupaten Gresik telah menyiapkan tujuh rute utama untuk program Mudik Gratis tahun ini, dengan total 15 armada bus. Rute-rute tersebut disusun berdasarkan kebutuhan dan domisili para pemudik yang mayoritas berasal dari wilayah Gresik dan sekitarnya.
- Gresik – Banyuwangi (via Situbondo): 1 bus (56 penumpang)
- Gresik – Jember (via Probolinggo & Lumajang): 2 bus (110 penumpang)
- Gresik – Blitar (via Malang): 1 bus (56 penumpang)
- Gresik – Trenggalek (via Kediri & Tulungagung): 2 bus (110 penumpang)
- Gresik – Magetan (via Madiun): 2 bus (112 penumpang)
- Gresik – Ponorogo: 5 bus (275 penumpang)
- Gresik – Ngawi (via Bojonegoro): 2 bus (111 penumpang)
Dari data yang ada, rute menuju Ponorogo menjadi tujuan paling banyak diminati dengan alokasi 5 bus yang mengangkut 275 penumpang, menunjukkan tingginya animo warga Gresik untuk mudik ke wilayah tersebut.
Imbauan Keselamatan dari Kepolisian
Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution turut menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik. Ia berharap program mudik gratis ini dapat berkontribusi dalam mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
“Kami berharap program ini mampu mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi masyarakat yang biasanya menggunakan kendaraan roda dua,” kata AKBP Ramadhan Nasution. Imbauan ini sejalan dengan upaya kepolisian untuk memastikan arus mudik berjalan aman dan tertib.



