Tingkah polah Betrand Peto, putra presenter Ruben Onsu, berhasil mencuri perhatian publik di tengah kesungguhan sang ayah menjalani ibadah puasa perdananya di bulan Ramadan. Betrand kerap merekam dan membagikan momen-momen kocak saat ia berusaha membangunkan Ruben untuk santap sahur.

Aksi Betrand yang nyeleneh dan penuh kreativitas ini membuat banyak penonton tak habis pikir. Ia tampil dengan beragam kostum unik, mulai dari Spider-Man, ayam, hingga berdandan menyerupai seorang pencuri. Semua upaya tersebut sukses membuat Ruben Onsu terbangun untuk menyantap hidangan sahur.

Inspirasi dari Warganet dan Komitmen 30 Hari

Betrand Peto, yang akrab disapa Onyo, akhirnya angkat bicara mengenai ide-ide di balik aksinya membangunkan Ruben saat dini hari. Ia mengaku bahwa inspirasi untuk melakukan hal-hal kreatif tersebut datang dari saran para warganet di media sosial.

“Awalnya aku ngerjain Ayah itu cuman teriak ‘sahur Ayah, sahur’, tapi nggak ada karakter yang spesial,” ujar Betrand Peto, seperti dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi.

Ia melanjutkan, “Terus buka sosmed ada yang bilang, ‘Nyo ayolah ngelakuin sesuatu kek yang mungkin lebih lucu’. Makanya aku bikinlah karakter maling itu.”

Pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menegaskan komitmennya untuk membangunkan Ruben sahur selama 30 hari berturut-turut. Ia telah menyiapkan beragam kostum untuk setiap harinya.

“Tapi kan nggak mungkin 30 karakter kan, jadi mungkin kita bisa cari yang lain kek, atau mungkin kita jadi pocong buat bangunin Ayah sahur,” ucap Onyo.

Ia bahkan menambahkan, “Kan setan diikat kalau lagi sahur bulan puasa, yaudah setannya lepas satu bisa kan.”

Semangat Berpahala dan Kebahagiaan Bersama

Onyo mengungkapkan semangatnya yang begitu besar dalam menjalankan rutinitas ini. Ia bertekad untuk membangunkan Ruben sahur setiap hari dengan motivasi mendapatkan pahala.

“Ya kan dapat pahala kalau misalkan bangunin orang sahur kan, gitu,” jelasnya.

Betrand juga memastikan bahwa Ruben Onsu merasa senang dan tidak terganggu dengan tingkahnya. “Ayahnya juga happy, Ayahnya juga nggak terganggu dengan keberisikanku, jadi yaudah lanjut terus,” katanya.

Rutinitas ini diakhiri dengan momen sahur bersama yang penuh kebahagiaan. “Habis itu kami sahur sama-sama. Senang sih rutinitas ini,” sambungnya.

Mengenai kostum yang dikenakannya, Betrand Peto mengakui bahwa sebagian memang harus dibeli, meskipun ada juga beberapa yang sudah ia miliki sebelumnya. “Budget khusus ada, tapi ya melakukan hal baik gausah dipikirkan jadinya,” ujar Betrand Peto.