Arsenal berhasil mengamankan kemenangan penting 2-1 atas rival sekota, Chelsea, dalam laga Derby London yang berlangsung di Emirates Stadium pada Minggu, 1 Maret 2026. Tiga gol yang tercipta dalam pertandingan ini seluruhnya berasal dari skema sepak pojok, menegaskan dominasi The Gunners di puncak klasemen Liga Inggris.
Kemenangan ini membuat Arsenal kokoh di posisi teratas dengan koleksi 54 poin, unggul lima angka dari Manchester City yang berada di peringkat kedua. Sementara itu, Chelsea tertahan di urutan keenam dengan 45 poin dan harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain setelah Pedro Neto diganjar kartu kuning kedua.
Jalannya Pertandingan
Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga. Kiper Chelsea, Robert Sanchez, nyaris melakukan blunder fatal pada menit kelima ketika bola yang dikuasainya hampir direbut oleh Victor Gyokeres. Beruntung, Sanchez masih bisa menyapu bola meski dalam posisi terjatuh.
Pada menit ke-16, Sanchez kembali berada dalam posisi yang kurang menguntungkan. Eberezhi Eze mencoba memanfaatkan situasi tersebut dengan melepaskan tembakan lambung dari tengah lapangan saat Sanchez keluar dari sarangnya. Namun, Sanchez sigap berlari kembali ke gawangnya untuk menangkap bola.
Gol pembuka Arsenal akhirnya tercipta pada menit ke-21 melalui skema sepak pojok yang menjadi andalan mereka. Bola kiriman sepak pojok diarahkan ke tiang jauh dan berhasil ditanduk oleh Gabriel Magalhaes ke depan gawang. William Saliba dengan cepat meneruskan bola tersebut menjadi gol.
Sanchez tampak tidak leluasa bereaksi mengantisipasi sepak pojok Arsenal ini, terutama karena adanya sejumlah pemain yang menumpuk di kotak penalti. Chelsea sempat mengancam dari sepak pojok, di mana bola mengenai lengan Declan Rice dan mengarah ke gawang, namun David Raya masih sigap menepisnya.
Menjelang jeda, Chelsea berhasil menyamakan kedudukan, juga dari sepak pojok. Bola kiriman Reece James justru ditanduk oleh Piero Hincapie ke gawangnya sendiri pada menit ke-45+2, membuat skor menjadi 1-1 saat turun minum.
Memasuki babak kedua, Meriam London kembali unggul pada menit ke-66. Jurrien Timber berhasil mencetak gol kedua bagi Arsenal, lagi-lagi berawal dari situasi sepak pojok. Situasi semakin sulit bagi Si Biru ketika Pedro Neto menerima kartu kuning kedua dan harus keluar lapangan pada menit ke-70, membuat Chelsea bermain dengan sepuluh pemain hingga akhir laga.




