Chelsea FC menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan diri menghadapi musim baru. Setelah berhasil mendatangkan penyerang muda Morgan Rogers, klub berjuluk The Blues ini kembali membuat gebrakan dengan memboyong sosok krusial dari Aston Villa.
Kali ini, bukan pemain yang menjadi target, melainkan seorang juru taktik spesialis bola mati (set piece) berpengalaman, Austin MacPhee. Pelatih berusia 46 tahun itu dilaporkan telah resmi berpisah dengan Aston Villa dan menerima pinangan dari manajemen Chelsea.
Profil dan Jejak Karier Austin MacPhee
Nama Austin MacPhee mungkin belum sepopuler manajer-manajer papan atas di dunia sepak bola, namun perannya sebagai pelatih spesialis tak bisa dipandang sebelah mata. Pria asal Skotlandia ini telah mengasah taktik bola mati di Aston Villa sejak tahun 2021.
Sebelumnya, MacPhee juga sempat dipercaya untuk menggarap skema bola mati di Tim Nasional Skotlandia dan Tim Nasional Portugal, bahkan hingga ajang Piala Dunia 2026 lalu. Pengalamannya di level internasional menunjukkan kualitas dan keahliannya dalam merancang strategi dari situasi bola mati.
Dampak Signifikan di Aston Villa
Kedatangan MacPhee ke Stamford Bridge diprediksi akan membuat skema penyerangan Chelsea di bawah asuhan Enzo Maresca menjadi lebih bervariasi dan mematikan. Statistik yang diukirnya bersama Aston Villa selama tiga musim terakhir menjadi bukti nyata betapa ampuhnya tangan dingin pelatih ini:
- 74 Gol Bola Mati: Selama tiga musim pengabdiannya di Villa Park, racikan set piece MacPhee sukses menghasilkan total 74 gol bagi Aston Villa.
- Raja Set Piece Eropa: Pada musim 2025/2026, Aston Villa menjadi tim paling mematikan dari situasi bola mati di kompetisi Eropa (bersama Arsenal) dengan catatan impresif 29 gol.
- 18 Gol di Premier League: Khusus di panggung Premier League musim lalu, Villa mengemas 18 gol dari bola mati, hanya kalah dari Arsenal yang membukukan 25 gol.
Ciri khas strategi MacPhee terletak pada skema build-up yang rapi dan penuh variasi, terutama dari situasi sepak pojok atau tendangan sudut. Kemampuannya dalam menciptakan peluang dari bola mati diharapkan dapat menjadi senjata baru bagi Chelsea.
Dengan masuknya MacPhee ke jajaran staf kepelatihan di Stamford Bridge, menarik untuk dinantikan bagaimana Chelsea akan bertransformasi menjadi tim yang lebih mengerikan dan rajin mencetak gol dari skema bola mati di musim depan.




