Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menggencarkan sosialisasi tertib lalu lintas kepada ratusan santri di bulan Ramadhan 2026. Melalui program bertajuk “Polantas Menyapa: Police Goes to Pondok Pesantren”, jajaran Satlantas menyambangi Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul ‘Ulum, Kabupaten Gresik, pada Senin, 9 Maret 2026.
Kegiatan yang digelar di aula utama pesantren tersebut diikuti oleh santriwan dan santriwati dengan antusias. Mereka menyimak materi edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas yang disampaikan langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro.
Pentingnya Kesadaran Keselamatan Sejak Dini
Ipda Andreas Dwi Anggoro menekankan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Menurutnya, kesadaran akan keselamatan berkendara harus dibangun sejak dini, khususnya di kalangan generasi muda. Para santri diberikan pemahaman tentang aturan dasar berlalu lintas, etika berkendara, serta urgensi penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar nasional.
“Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga kesadaran setiap pengguna jalan. Kami berharap para santri dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekitarnya,” ujar Ipda Andreas pada Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menambahkan, langkah preventif melalui edukasi menjadi strategi krusial untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Angka kecelakaan tersebut masih kerap melibatkan usia produktif, termasuk pelajar dan santri.
Pendekatan Humanis dan Bantuan Pendidikan
Selain memberikan edukasi, Satlantas Polres Gresik juga menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan keagamaan. Mereka menyerahkan bantuan sejumlah Al-Qur’an kepada pengurus Pondok Pesantren Salafiyyah Nurul ‘Ulum.
Kasatlantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis kepolisian. Tujuannya adalah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat, khususnya kalangan pesantren.
“Melalui program ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir sebagai mitra masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda,” ungkap AKP Nur Arifin.



