Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep resmi menyatakan akan maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V. Keputusan ini sontak menjadi sorotan lantaran dapil tersebut selama ini identik dengan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani.

Pengumuman tersebut disampaikan Kaesang saat menghadiri kegiatan PSI di Solo, Rabu, 29 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas partai dan mulai mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik 2029.

Dapil Jawa Tengah V: Arena Pertarungan Politik Sengit

Dapil Jawa Tengah V meliputi wilayah Solo dan sekitarnya, yang dikenal sebagai salah satu basis kuat PDIP. Oleh karena itu, langkah Kaesang maju dari dapil tersebut dinilai akan menghadirkan persaingan politik yang menarik pada Pemilu 2029.

Sejumlah pengamat bahkan menyebut wilayah ini sebagai salah satu “dapil neraka” karena diisi banyak tokoh politik dengan basis pemilih yang kuat. Meski demikian, hingga saat ini belum ada kepastian apakah Puan Maharani akan kembali maju dari dapil yang sama pada Pileg 2029.

Respons PDIP dan Golkar: Kompetisi Politik yang Wajar

Menanggapi langkah Kaesang, Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menegaskan partainya tetap optimistis mempertahankan kekuatan di Jawa Tengah, yang selama ini dikenal sebagai “kandang banteng”. Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak politik untuk mencalonkan diri dalam pemilu.

“Kompetisi politik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi,” ujar Ganjar, seraya menambahkan bahwa ia yakin masyarakat akan menentukan pilihan berdasarkan rekam jejak para kandidat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji menilai keputusan Kaesang maju dari dapil yang sama dengan Puan bukan sesuatu yang luar biasa. Menurutnya, persaingan politik akan tetap berlangsung ketat dengan atau tanpa kehadiran tokoh tertentu. “Yang terpenting, setiap peserta pemilu memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh dukungan masyarakat,” kata Sarmuji.

Persaingan Menuju Pileg 2029 Mulai Menghangat

Meskipun Pemilu Legislatif 2029 masih beberapa tahun lagi, deklarasi Kaesang dinilai menjadi sinyal dimulainya persiapan politik sejumlah partai. Keputusan Ketua Umum PSI tersebut diperkirakan akan membuat persaingan di Jawa Tengah, khususnya Dapil V, semakin menarik untuk diikuti.

Kontestasi ini tidak hanya mempertaruhkan kursi DPR RI, tetapi juga menjadi ujian bagi kekuatan partai-partai besar dalam mempertahankan basis dukungannya menjelang Pemilu 2029.