Pemerintah Kota Banda Aceh menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 250 anak yatim dari 11 gampong di sembilan kecamatan. Penyaluran ini dilakukan menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027 pada Jumat, 10 Juli 2026, sebagai upaya meringankan beban keluarga dan memastikan akses pendidikan yang merata.

Bantuan yang diserahkan berupa tas sekolah, seragam, buku, dan berbagai perlengkapan belajar lainnya. Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, di Aula Kecamatan Ulee Kareng dan Aula Kecamatan Kuta Alam.

Pemko Banda Aceh Pastikan Kesempatan Belajar yang Sama

Illiza Sa’aduddin Djamal menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini bertujuan agar anak-anak yatim dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan rasa percaya diri dan memperoleh kesempatan yang sama seperti teman-teman sebaya mereka.

“Kita akan segera memasuki tahun ajaran baru. Insya Allah, tanggal 13 Juli anak-anak sudah mulai masuk sekolah. Karena itu, Pemko Banda Aceh membantu menyediakan berbagai perlengkapan sekolah, mulai dari seragam, buku, tas, hingga kebutuhan belajar lainnya untuk anak-anak yatim,” ujar Illiza dalam keterangan tertulisnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim untuk terus bersekolah, sekaligus memastikan mereka memiliki perlengkapan belajar yang layak saat memasuki tahun ajaran baru.

Program Rutin dan Komitmen Berkelanjutan

Menurut Illiza, bantuan perlengkapan sekolah bagi anak yatim merupakan program rutin yang setiap tahun dilaksanakan Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Banda Aceh.

“Program ini sudah menjadi agenda tahunan kita. Tahun lalu kita laksanakan, dan tahun ini kembali kita lanjutkan. Selain bantuan perlengkapan sekolah, kita juga memiliki program Belanja Yatim yang dilaksanakan setiap Ramadan. Ini adalah bentuk komitmen kita untuk terus hadir dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim,” ungkapnya.

Wali Kota Illiza juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk ikut berpartisipasi dalam mendukung dan memperhatikan anak-anak yatim. Hal ini diharapkan dapat membantu mereka tumbuh, belajar, dan bersekolah dengan rasa percaya diri tanpa merasa berbeda dengan anak-anak lainnya.

Secara keseluruhan, program bantuan sosial ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada anak yatim agar memiliki perlengkapan sekolah yang memadai, meningkatkan motivasi belajar, meringankan beban ekonomi keluarga dan wali, serta mendorong pemerataan akses pendidikan sebagai bagian dari upaya perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak di Kota Banda Aceh.