Libur panjang Hari Raya Idulfitri mencatat peningkatan signifikan kunjungan wisatawan di Kabupaten Cirebon. Berbagai destinasi, mulai dari wisata alam hingga religi, menjadi daya tarik utama bagi para pemudik dan pelancong yang melintasi wilayah tersebut.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon secara aktif memantau kunjungan wisatawan sepanjang periode libur Lebaran. Langkah ini diambil untuk menjamin pelayanan optimal serta keamanan bagi seluruh pengunjung yang datang.
Destinasi Unggulan: Alam dan Religi
Sejumlah destinasi wisata alam menjadi primadona, di antaranya Taman Bukit Leumpang Bobos di Karang Reja, Taman Setu Sedong, serta Taman Bukit Maneunteung di Waled Karang Asem. Selain itu, Batu Lawang juga menawarkan pesona alam yang menarik perhatian pengunjung.
Tidak hanya keindahan alam, destinasi religi juga ramai dikunjungi selama Lebaran. Kawasan Desa Astana Gunung Jati, Buyut Trusmi, dan Nyi Mas Gandasari di Panguragan Kulon menjadi titik ziarah favorit bagi wisatawan.
Potensi kuliner khas Cirebon, seperti empal gentong dan hidangan tradisional lainnya, turut menjadi magnet. Pemerintah daerah mendorong hotel dan tempat makan untuk menyajikan nuansa khas Cirebonan guna memperkaya pengalaman wisatawan.
Pemerintah daerah secara aktif mengajak para pemudik untuk tidak sekadar singgah, melainkan juga menikmati beragam potensi wisata yang ditawarkan Kabupaten Cirebon.
Biaya Terjangkau dan Target Kenyamanan
Dari segi biaya, wisata di Kabupaten Cirebon tergolong sangat terjangkau. Harga tiket masuk bervariasi antara lima ribu hingga lima puluh ribu rupiah, menjadikannya ramah bagi semua kalangan masyarakat.
Pemerintah menargetkan terciptanya suasana yang aman, nyaman, dan ramah bagi para wisatawan. Hal ini diharapkan dapat memberikan kesan positif dan mendorong peningkatan kunjungan di masa mendatang.



