Masjid Pusaka Sidapurna di Desa Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, berdiri kokoh sebagai salah satu situs bersejarah yang diperkirakan telah ada sejak abad ke-16. Bangunan ini tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menyimpan jejak dakwah Islam serta nilai budaya yang masih lestari hingga kini.

Sejarah dan Pendiri Masjid

Masjid yang berlokasi di Blok Sidapurna ini didirikan oleh Syekh Akmaludin, seorang tokoh penyebar agama Islam yang dikenal religius dan teguh dalam menjalankan ajarannya. Berdasarkan sejarah lisan yang diwariskan masyarakat setempat, Syekh Akmaludin berasal dari Desa Royom, yang kini dikenal sebagai Desa Waruroyom.

Syekh Akmaludin tumbuh di lingkungan yang akrab dengan kesenian hiburan seperti wayang. Namun, sebagai seorang santri, ia memilih untuk meninggalkan lingkungan tersebut demi memperdalam dan menyebarkan ajaran Islam. Perjalanannya kemudian membawanya ke wilayah Gowok atau Cigowok, yang kini dikenal sebagai Blok Sidapurna, Desa Kasugengan Kidul. Di lokasi inilah Masjid Pusaka Sidapurna didirikan dan kemudian berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat.

Arsitektur dan Benda Bersejarah

Dari sisi arsitektur, Masjid Pusaka Sidapurna menampilkan menara yang menjulang tinggi, menjadi penanda keberadaannya. Di dalam bangunan, empat pilar utama dari kayu jati masih berdiri kokoh, menopang masjid selama ratusan tahun.

Selain itu, masjid ini juga memiliki sebuah kolam yang diyakini masyarakat memiliki nilai spiritual atau karomah, dan masih dimanfaatkan hingga saat ini. Di area masjid, terdapat pula benda-benda bersejarah seperti tombak serta ornamen kayu klasik yang menambah kekayaan nilai budaya. Lampu-lampu yang menghiasi bagian dalam masjid merupakan ornamen klasik yang ditambahkan, menciptakan suasana tenang dan sakral bagi para jamaah dan pengunjung.

Hingga kini, Masjid Pusaka Sidapurna tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, melainkan juga menjadi destinasi religi yang penting, menyimpan dan merawat jejak sejarah penyebaran Islam di wilayah Cirebon.