Berkunjung ke Cirebon, kota yang dijuluki sebagai Kota Udang, tak lengkap rasanya jika pulang tanpa membawa buah tangan khas daerah tersebut. Cirebon menawarkan beragam pilihan oleh-oleh, mulai dari makanan tradisional hingga produk kerajinan unik yang cocok untuk keluarga atau teman.
Selain cita rasanya yang khas, banyak di antara oleh-oleh Cirebon ini yang juga terkenal tahan lama. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk dibawa pulang sebagai kenang-kenangan dari kota di pesisir utara Jawa ini. Dari olahan udang, camilan renyah, hingga minuman legendaris, semuanya mudah ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh di Cirebon.
Berikut beberapa oleh-oleh khas Cirebon yang terkenal tahan lama dan patut menjadi pilihan:
Rebon
Rebon merupakan jenis udang kecil yang menjadi bahan dasar penting dalam berbagai kuliner khas Cirebon. Udang ini sering diolah menjadi sambal rebon yang gurih dan pedas, memberikan sentuhan rasa yang unik pada hidangan. Selain sambal, rebon juga dapat digoreng kering atau dijadikan campuran tumisan, menjadikannya oleh-oleh serbaguna yang praktis.
Sirup Tjampolay
Salah satu minuman legendaris dari Cirebon adalah Sirup Tjampolay, yang telah eksis sejak tahun 1936. Sirup ini memiliki rasa manis yang khas dan berbeda dari sirup pada umumnya, menawarkan pengalaman rasa yang otentik. Tersedia dalam berbagai varian seperti pisang susu, stroberi, kopyor, moka, mangga, melon, cocopandan, hingga leci. Harga satu botol sirup ini umumnya berkisar Rp35.000, menjadikannya pilihan oleh-oleh yang terjangkau namun berkesan.
Emping Melinjo
Emping melinjo adalah camilan tradisional yang sangat populer di Cirebon. Terbuat dari biji melinjo yang dipipihkan lalu dikeringkan, emping ini memiliki rasa khas yang sedikit pahit namun gurih, sangat cocok untuk menemani waktu santai. Camilan ini tersedia dalam berbagai varian rasa, mulai dari manis, asin, pedas, hingga original, memberikan banyak pilihan sesuai selera.
Terasi Udang
Terasi udang merupakan salah satu bumbu masakan khas Cirebon yang telah dikenal luas. Dibuat dari udang rebon yang difermentasi, terasi ini memiliki rasa gurih dan aroma khas yang kuat, mampu menambah cita rasa masakan secara signifikan. Kehadirannya menjadi esensial dalam banyak resep masakan Nusantara.
Kecap Cap Matahari
Kecap Cap Matahari adalah kecap tradisional khas Cirebon yang telah diproduksi sejak tahun 1965. Meskipun dibuat dengan cara tradisional, kecap ini memiliki keunggulan dapat bertahan hingga satu tahun tanpa memerlukan bahan pengawet. Rasanya yang manis dan gurih menjadikan kecap ini sering dijadikan oleh-oleh khas dari daerah Pantura, melengkapi kekayaan kuliner Cirebon.




