Proses pengundian babak 16 besar Liga Champions musim 2025/2026 akan berlangsung di markas UEFA, Nyon, Swiss, pada Jumat (27/2/2026) sore waktu Indonesia Barat. Namun, sebelum bola-bola undian resmi digulirkan, sebuah simulasi telah lebih dulu memberikan gambaran awal mengenai peta persaingan di fase gugur kompetisi paling bergengsi Eropa tersebut.

Hasil simulasi ini menyoroti beberapa potensi pertandingan besar yang diprediksi akan memanaskan babak 16 besar. Sebanyak 16 tim telah memastikan tempat mereka di fase knockout setelah menuntaskan leg kedua babak play-off pada pertengahan minggu ini, sehingga potensi pertemuan tim-tim raksasa sangat tinggi.

Simulasi Prediksi Laga Panas: Chelsea vs Paris Saint-Germain

Salah satu hasil paling menarik dari simulasi tersebut adalah prediksi pertemuan antara Chelsea dan juara bertahan, Paris Saint-Germain (PSG). Laga ini akan menjadi pengulangan final Piala Dunia Antarklub yang terjadi pada musim panas lalu, di mana The Blues berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor telak 3-0.

Namun, situasi kedua tim kini telah berubah. Chelsea datang dengan pelatih baru, Liam Rosenior, yang menggantikan juru taktik sebelumnya. Sementara itu, PSG masih tetap berada di bawah bimbingan pelatih berpengalaman, Luis Enrique. Sebagai juara bertahan, wakil dari Prancis tersebut jelas lebih diunggulkan dalam pertemuan ini. Meskipun demikian, pengalaman kemenangan Chelsea di final sebelumnya dapat menjadi suntikan motivasi penting bagi klub asal London Barat itu untuk menghadapi tantangan berat.