Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres, kembali menjadi sorotan setelah menunjukkan performa memukau dalam kemenangan telak 4-1 atas Tottenham Hotspur di derby London utara. Kontribusi krusialnya ini membawa angin segar bagi The Gunners di tengah perjuangan mereka meraih gelar Premier League musim ini.
Gyokeres, yang sempat diragukan kemampuannya setelah bergabung dengan Emirates Stadium pada musim panas 2025, kini mulai menunjukkan konsistensi. Menjelang tahun 2026, penampilannya semakin matang dan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap performa tim.
Pujian pun datang dari mantan gelandang Arsenal, Ray Parlour. Ia berpendapat bahwa Gyokeres bisa menjadi bagian penting yang selama ini kurang dalam upaya Arsenal mengakhiri penantian panjang untuk meraih gelar liga.
Arsenal merekrut Gyokeres dengan biaya transfer sebesar 55 juta pounds. Meskipun memiliki pengalaman bermain di Inggris, pemain berusia 27 tahun itu memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan tuntutan tinggi di London utara. Keraguan sempat muncul mengenai kemampuannya dalam memimpin lini serang tim ambisius seperti Arsenal.
Namun, sejak awal tahun 2026, kualitasnya mulai terlihat secara lebih teratur. Puncaknya, ia mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 atas Tottenham. Tambahan gol tersebut menjadikan total koleksinya 15 gol di semua kompetisi musim ini, dengan delapan gol di antaranya dicetak sepanjang tahun 2026. Angka ini merupakan rekor terbaik di Premier League selama periode tersebut.
Parlour menilai penampilan Gyokeres di derby London utara sebagai performa terbaiknya. Ia juga menambahkan bahwa kepercayaan diri sang pemain semakin meningkat.
“Jika dia bisa tampil seperti itu setiap pekan seperti saat melawan Tottenham, itu akan sangat luar biasa. Ia tampak seperti sosok yang berbeda di laga tersebut. Kepercayaan dirinya jauh lebih tinggi,” kata Parlour.
“Selain gol yang dia cetak, keseluruhan permainannya juga jauh lebih baik. Ia berada di posisi yang tepat. Gol terakhirnya mengingatkan pada Thierry Henry di masa kejayaannya.”
“Henry melakukan hal semacam itu secara biasa. Jadi, jika dia bisa menjaga performa itu, dia adalah elemen yang hilang, karena di situlah Arsenal mungkin paling rentan. Jika dilihat dari keseluruhan tim, bagian yang perlu diperbaiki ada di lini serang,” tambahnya.




