Ruas Jalan Terusan Pemuda, Kota Cirebon, kembali mengalami kerusakan di sejumlah titik. Padahal, perbaikan jalan tersebut baru saja rampung menjelang akhir tahun 2025. Kerusakan ini diduga kuat akibat banjir yang kerap melanda saat hujan deras.

Pantauan di lokasi menunjukkan, aspal jalan tampak terkikis dan sebagian ambles, menciptakan permukaan yang tidak rata. Kondisi ini dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua yang hendak berputar arah, meskipun jalan ini bukan jalur utama kendaraan.

Warga Soroti Drainase dan Desak Perbaikan

Warga sekitar menyebut, genangan dan arus air yang deras saat hujan diduga menjadi penyebab utama kerusakan jalan. Mereka menyoroti bahwa perbaikan yang baru selesai beberapa bulan lalu kini sudah kembali rusak, memicu pertanyaan mengenai kualitas dan keberlanjutan infrastruktur.

Asep, salah satu warga yang aktif membantu mengatur arus putar balik, menyampaikan bahwa hingga Selasa, 24 Februari 2026, belum ada tindak lanjut dari Pemerintah Kota Cirebon. Ia berharap ada perbaikan segera agar kerusakan tidak semakin meluas dan membahayakan pengguna jalan.

Selain perbaikan, warga juga mendorong pemerintah untuk tidak hanya melakukan penanganan sementara. Mereka mendesak agar sistem drainase di sekitar lokasi turut diperhatikan dan diperbaiki secara menyeluruh. Kekhawatiran muncul bahwa jika masalah banjir terus berulang, perbaikan jalan tidak akan bertahan lama dan hanya akan menjadi siklus yang merugikan.