Harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Gresik melonjak tajam pada awal bulan Ramadhan 2026. Kenaikan signifikan terutama terjadi pada daging ayam ras dan cabai merah keriting, memicu keluhan dari warga, khususnya ibu rumah tangga, di pasar-pasar tradisional.

Dalam sepekan terakhir, harga daging ayam ras melesat dari kisaran Rp28.733 per kilogram menjadi Rp41.000. Sementara itu, cabai merah keriting yang sempat stabil di angka Rp40.000 per kilogram, kini menembus Rp48.333, bahkan lebih tinggi di beberapa lapak.

Siti, seorang pedagang di pasar Gresik, mengungkapkan keterkejutan pembeli atas lonjakan harga yang begitu cepat. “Naiknya cepat sekali, pembeli jadi kaget. Baru beberapa hari lalu masih normal,” katanya pada Sabtu, 21 Februari 2026.

Kenaikan serupa juga dialami komoditas bawang. Harga bawang merah naik dari Rp41.666 menjadi Rp43.333 per kilogram, dan bawang putih dari Rp34.333 menjadi Rp35.333 per kilogram.

Para pedagang menyebut, kenaikan harga ini dipicu oleh berkurangnya pasokan dari peternak dan petani, sementara permintaan tetap tinggi. Selain itu, distribusi dari luar daerah juga mengalami hambatan akibat cuaca yang kurang bersahabat. Kondisi ini memaksa pedagang menyesuaikan harga jual agar tidak merugi, mengingat harga kulakan di tingkat distributor sudah lebih dulu melonjak.

Lonjakan harga daging ayam ras dan cabai merah keriting ini berdampak langsung pada pola belanja masyarakat. Erni, warga Kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik, mengaku terpaksa mengurangi porsi belanjanya. “Biasanya beli satu kilo ayam, sekarang setengah kilo saja. Cabe juga dikurangi,” ujarnya.