Arie Kriting Tidak Rela Karyanya Digunakan Media Cetak dan Telivisi yang Memberikan Ruang Kepada Pedofil

  • Bagikan
Arie Kriting Tidak Rela Karyanya Digunakan Media Cetak dan Telivisi yang Memberikan Ruang Kepada Pedofil
Foto tangkapan layar Instagram @arie_kriting

Arie Kriting Tidak Rela Karyanya Digunakan Media Cetak dan Telivisi yang Memberikan Ruang Kepada Pedofil

Oleh : Fery”


Kilatnews.co- Petisi boikot mantan narapidana pelaku pedofil Saiful Jamil untuk muncul kembali di dunia hiburan masih terus bergulir hingga saat ini. Masyarakat yang turut berempati terhadap korban ikut menyuarakan dan menandatangani petisi tersebut. Hingga sekarang petisi yang ditulis Lets Talk and enjoy  dilaman change.org kini sudah ditandatangani lebih dari 400 ribu orang.

Tak hanya masyarakat yang ikut menolak tampilnya pelaku pedofil di dunia hiburan. Tapi beberapa Publik Figur mulai dari Pemilik rumah produksi Visinema Pictures Angga Sasongko hingga seorang komedian, sekaligus aktor Arie Kriting juga menolak tampilnya Saiful Jamil di televisi. Sikap penolakan itu ditunjukan, misalnya, Angga Sasosongko dengan memberhentikan semua pembicaraan kesepakatan distribusi film Nussa & Keluarga Cemara dengan stasiun TV.

Lain halnya dengan Arie Kriting menunjukan sikapnya dengan cara menolak permohonan dari stasiun TV yang menyebut dari tim war +62 yang ingin memohon izin menggunakan potongan videonya. Tegas Arie Kriting mengatakan dalam unggahan video di Instagramnya @arie_kriting, dimana dalam video itu menampilkan scrensoot komentarnya dengan tegas dia mengatakan,  “Enggk. TV kalian ngasih ruang untuk Pedofil dan pelaku pelecehan untuk disambut kembali selayaknya pahlawan. Gak usah munculin apa-apa dari saya. Najis sama kelakuan kalian”. jawabnya.

Foto tangkapan layar Instagram @arie_kriting

Lebih lanjut, dalam postingannya Arie Kriting menulis, “Setidaknya kita mulai dari diri sendiri dulu. Semoga keresahan banyak orang ini bisa menjadi perhatian bersama. Mau jadi apa bangsa indonesia kalau pedofil dan pelaku pelecehan seksual kepada anak di bawah umur di-glorifikasi semacam itu. Dan ini bukan bermaksud tidak memberi kesempatan kedua kepada seorang pelaku kriminal, tetapi protes atas cara menyanjung kehadirannya kembali itu yang bagi saya problematika”. tulisnya.

Sikap perlawanan Arie Keriting terhadap pelaku pedofil yang di glorifikasi tersebut mendapat dukungan dari para nitizen. Salah seorang nitizen @rafinura… menyatakan, “Setuju. rating selalu mereka dambakan. traumatis seorang mereka lupakan”. komen nitizen.

Selain itu, @unire… memberi semangat kepada Arie Kriting melalui komentarnya, “Semangat Bang Arie ❤️❤️ semoga banyak kreator, artis, production house, dll yang menyusul sikap ini”. tulisnya.

Seorang nitizen lain @malik… mengucapkan terimakasih kepada Arie Kriting karena merasa keresahannya sudah disuarakan, “Makasih bang arie. Makasih banyak. Benar-benar disuarakan keresahan kami. Sehat dan berkah selalu hidupnya bang arie dan keluarga. Aamiin”. ucapnya.

Mantan narapidana pedofil Saiful Jamil dinyatakan bebas dari tahanan LP Cipinang pada Kamis 2 September 2021. Kebebasan Saiful Jamil dengan selebrasi, beridiri diatas mobil serta dikalungi bunga dianggap berlebihan. Apalagi setelah bebas, dirinya tampil di stasiun TV. Yang dianggap tidak melukai perasaan korban pencabulannya yang masih mengalami trauma serta keluarga korban.


Fery. Penulis warga biasa yang mendukung petisi boikot pelaku pedofil untuk kembali tampil di TV

  • Bagikan