CIREBON – Sejumlah calon penumpang kereta api di Stasiun Cirebon terpaksa membeli tiket dua kali setelah tertinggal jadwal keberangkatan. Keterlambatan ini disebabkan oleh kemacetan lalu lintas yang parah saat perjalanan menuju stasiun, di tengah lonjakan arus balik Lebaran.

Kepadatan penumpang kereta api tujuan sejumlah stasiun di Jabodetabek terus terlihat di Stasiun Cirebon. Salah satu calon penumpang mengaku terlambat datang karena telat berangkat dari rumah serta terjebak kemacetan di perjalanan. Akibatnya, ia harus membeli tiket baru karena tiket sebelumnya hangus, demi melanjutkan perjalanan ke perantauan.

Menyikapi kondisi ini, Humas PT KAI Daop Tiga Cirebon mengimbau agar calon penumpang sudah tiba di stasiun sekitar tiga puluh menit sebelum kereta diberangkatkan. Imbauan ini disampaikan untuk menghindari kejadian serupa dan memastikan kelancaran perjalanan penumpang.

Sejak pagi hingga Senin siang, sebanyak tiga belas ribu penumpang telah diberangkatkan dari Stasiun Cirebon. Angka tersebut dipastikan akan terus bertambah hingga malam nanti, mengingat masih ada beberapa jadwal keberangkatan kereta api menuju sejumlah stasiun di Daop Satu Jakarta.

Meskipun lonjakan penumpang sudah terjadi dalam dua hari terakhir, puncak arus balik di Stasiun Cirebon pada interval pertama diprediksi akan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026.