Prahara rumah tangga yang melibatkan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi, dan Inara Rusli tampaknya telah mencapai babak akhir. Wardatina Mawa secara tegas menyatakan kesiapannya untuk bercerai dari Insanul Fahmi, bahkan mengaku ikhlas jika sang suami memilih untuk bersama Inara Rusli.
Mawa Ikhlas Relakan Insanul Fahmi
Dengan nada ringan, Mawa mengungkapkan perasaannya terkait situasi tersebut. “Kalau kalian memang mau bersama, yaudah sok mangga atuh silakan. Aku nggak apa-apa, aku juga udah ikhlas. Yaudah ambil aja kalian bahagia,” ujarnya pada Rabu (3/3/2026).
Ia melanjutkan, “Pokoknya kalau emang mereka mau bersama nggak apa-apa mereka bersama aja, lagian aku udah ikhlas juga,” sambil tersenyum tipis, menunjukkan ketegaran.
Prioritaskan Anak, Tak Batasi Pertemuan
Mawa juga menyoroti nasib buah hatinya, Afnan, jika perceraian benar-benar terjadi. Ia memastikan tidak akan membatasi hubungan antara Insanul Fahmi dengan sang anak. Menurutnya, ikatan orang tua dan anak adalah hubungan seumur hidup yang tidak boleh terputus karena ego orang dewasa.
Ia bahkan telah mulai memberikan pengertian secara perlahan kepada Afnan mengenai kondisi keluarga mereka. “Paling aku ngasih sounding tipis-tipis aja sih. Makanya kan aku mau gugat cerai supaya dia kalau memang mau jumpa sama anaknya, bebaslah kapan aja boleh gitu,” jelas Mawa.
Mawa menambahkan dengan bijak, “Jadi nggak ada batas-batasan lagi. Anak mau gimana pun juga harus mencintai orang tuanya. Namanya ibu sama ayah itu selesai, tapi anak sama ayah nggak bakalan selesai.”
Fokus Pulihkan Diri dari Trauma
Meski terlihat tegar dan masih bisa bercanda, Mawa tidak menampik adanya trauma yang membekas akibat kegagalan rumah tangganya. Ia mengaku tidak ingin terburu-buru mencari pengganti.
Saat ini, fokus utamanya adalah menyembuhkan luka batin dan memberikan kasih sayang penuh untuk anaknya. Mawa juga bertekad untuk belajar mencintai diri sendiri sebelum kembali membuka hati. Baginya, menutup lembaran lama bukan berarti kalah, melainkan cara untuk memulai hidup baru yang lebih sehat dan tenang secara emosional.




