Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu dini hari, 20 April 2026, pukul 00.10 WIB. Almarhum berpulang di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta, akibat serangan jantung.
Kabar duka ini menyelimuti dunia pers nasional, mengingat Zulmansyah Sekedang dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi terhadap organisasi dan jurnalistik.
Kronologi Meninggalnya Zulmansyah Sekedang
Berdasarkan keterangan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting, almarhum sempat menghadiri acara Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Jumat malam di Kampus LSPR, Jakarta. Setelah kegiatan tersebut, Zulmansyah bersama sejumlah pengurus PWI lainnya melanjutkan makan malam di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat.
Sekitar pukul 21.00 WIB, Zulmansyah tiba-tiba mengalami anfal dengan keluhan sesak dada hebat, lemas, hingga muntah-muntah. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan untuk mendapatkan penanganan medis.
Diagnosis dokter menyatakan almarhum mengalami serangan jantung, sejalan dengan riwayat penyakit jantung yang dimilikinya. Pihak rumah sakit sempat merekomendasikan rujukan ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita untuk penanganan lanjutan. Namun, di tengah upaya medis tersebut, Zulmansyah Sekedang dinyatakan meninggal dunia pada pukul 00.10 WIB.
Dedikasi Tinggi untuk Dunia Pers
Kepergian Zulmansyah Sekedang merupakan kehilangan besar bagi PWI dan komunitas pers nasional. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang ramah, riang, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap dunia jurnalistik dan organisasi.
Rekam jejak pengabdiannya di PWI terbilang panjang dan signifikan, meliputi berbagai posisi penting:
- Ketua PWI Provinsi Riau selama dua periode (2017–2022 dan 2022–2027)
- Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat hasil Kongres ke-24 di Bandung tahun 2023
- Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PWI Pusat dalam masa transisi organisasi
- Ketua Umum PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa (KLB)




