Wolverhampton Wanderers dan Liverpool FC bermain imbang tanpa gol pada babak pertama pertandingan 16 besar Piala FA. Bertanding di Molineux Stadium, Sabtu (7/3/2026) dini hari WIB, Liverpool tampil sangat dominan dengan melancarkan serangan bertubi-tubi. Namun, penampilan gemilang kiper Wolves, Sam Johnstone, berhasil menggagalkan setiap peluang The Reds, menjaga skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Dominasi Liverpool Tak Berbuah Gol
Sejak peluit awal dibunyikan, tim asuhan Arne Slot langsung mengambil inisiatif serangan. Liverpool berulang kali menciptakan ancaman melalui skema sepak pojok dan tembakan jarak jauh. Peluang berbahaya pertama datang pada menit ke-9 saat Alexis Mac Allister melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun Johnstone dengan sigap menepis bola ke atas gawang.
Tak lama berselang, giliran pemain muda Liverpool, Rio Ngumoha, yang mengancam. Sepakan kaki kirinya dari sisi kiri kotak penalti berhasil ditepis Johnstone ke sudut bawah gawang. Liverpool terus menggempur pertahanan tuan rumah. Kombinasi Dominik Szoboszlai dan Ryan Gravenberch di lini tengah beberapa kali menciptakan peluang lewat tembakan dari luar kotak penalti.
Salah satu peluang terbaik Liverpool terjadi pada menit ke-41 ketika sepakan Gravenberch mengarah tepat ke gawang. Namun, lagi-lagi Johnstone tampil impresif dengan menggagalkan upaya tersebut. Serangan bertubi-tubi Liverpool juga menghasilkan banyak sepak pojok, tetapi pertahanan Wolves yang dipimpin Toti Gomes dan Yerson Mosquera mampu meredam tekanan.
Pertahanan Solid Wolves dan Kartu Kuning
Di sisi lain, Wolves lebih banyak menunggu dan mencoba menyerang lewat skema serangan balik. Namun, upaya yang dibangun oleh Mateus Mané dan Tolu Arokodare belum mampu memberikan ancaman berarti ke gawang Liverpool yang dijaga Alisson Becker.
Satu-satunya kartu kuning pada babak pertama diberikan kepada bek Wolves, Santiago Bueno, pada menit ke-17 setelah melanggar Cody Gakpo. Hingga wasit Farai Hallam meniup peluit akhir babak pertama setelah satu menit tambahan waktu, skor tetap bertahan 0-0.
Meski belum mencetak gol, Liverpool terlihat lebih berbahaya dan berpotensi memecah kebuntuan pada babak kedua jika mampu memaksimalkan peluang yang mereka ciptakan. Sementara bagi Wolves, pertahanan disiplin serta performa impresif Johnstone menjadi kunci untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.




