Newcastle United berhasil mengamankan satu tempat di babak 16 besar Liga Champions UEFA. Kepastian ini didapat setelah The Magpies menaklukkan wakil Azerbaijan, Qarabag, dengan skor 3-2 pada leg kedua playoff di St James’ Park, Rabu (25/2) dini hari WIB. Kemenangan tersebut melengkapi keunggulan agregat 9-3 bagi tim asuhan Eddie Howe, setelah sebelumnya meraih kemenangan telak 6-1 di leg pertama yang berlangsung di Baku.
Dominasi Awal dan Gol Cepat Newcastle
Pertandingan baru berjalan enam menit, Newcastle United sudah unggul dua gol. Gelandang asal Italia, Sandro Tonali, membuka keunggulan setelah tembakan Dan Burn sempat diblok. Tak lama berselang, Joelinton menggandakan skor melalui sundulan keras memanfaatkan umpan silang akurat dari Harvey Barnes. Dua gol cepat ini menegaskan dominasi Newcastle yang telah terlihat sejak leg pertama.
Qarabag sempat memberikan perlawanan di babak kedua. Pada menit ke-51, Camilo Durán berhasil menipiskan ketertinggalan. Namun, keunggulan dua gol Newcastle segera dipulihkan oleh Sven Botman yang mencetak gol melalui sundulan dari tendangan sudut yang dieksekusi Kieran Trippier.
Drama kembali terjadi pada menit ke-57 ketika Elvin Jafarguliyev mencetak gol kedua bagi Qarabag. Gol ini tercipta setelah ia memanfaatkan bola rebound dari eksekusi penalti Marko Jankovic yang gagal. Meski demikian, dua gol Qarabag tidak cukup untuk mengubah hasil akhir pertandingan.
Debut Pemain Muda dan Target Lebih Tinggi
Pelatih Eddie Howe juga memberikan kesempatan debut senior kepada bek berusia 21 tahun, Alex Murphy, dalam pertandingan ini. Penjaga gawang Aaron Ramsdale tampil gemilang di bawah mistar, berhasil menahan beberapa peluang berbahaya yang dilancarkan oleh Qarabag.
Dengan hasil ini, Newcastle United bergabung dengan klub-klub Liga Premier lainnya seperti Arsenal, Manchester City, Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur di babak gugur. Di babak 16 besar, Newcastle akan menghadapi pemenang antara Chelsea dan Barcelona, yang berarti mereka akan bertandang ke London atau Catalonia untuk memperebutkan tiket perempat final.
Howe sebelumnya menegaskan bahwa mencapai babak knockout merupakan tujuan utama tim musim ini. Namun, setelah berhasil mencapainya, fokus Newcastle kini beralih pada target yang lebih tinggi di panggung Eropa.



