Ribuan warga dari berbagai penjuru Indramayu, Jawa Barat, memadati Alun-Alun Indramayu pada Sabtu pagi untuk menunaikan salat Idulfitri 1447 Hijriah. Selain menjadi momen ibadah, khotbah Idulfitri kali ini turut menekankan pentingnya menjaga persatuan dan meningkatkan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.
Gema takbir mulai berkumandang sejak selepas subuh, menandai dimulainya pelaksanaan salat Idulfitri. Jemaah mulai berdatangan sekitar pukul 05.30 WIB dan dengan cepat memenuhi hampir seluruh area Alun-Alun Indramayu saat waktu salat tiba.
Salat Id berlangsung khusyuk dengan Ustaz Adib Kholil Rosyidi, yang juga merupakan Imam Masjid Agung Kabupaten Indramayu, bertindak sebagai imam. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, Wakil Bupati Syaefudin, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan rasa syukurnya atas antusiasme tinggi masyarakat. Ia menyebut, padatnya jemaah yang memenuhi setiap sudut Alun-Alun Indramayu menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam merayakan hari kemenangan.
Dalam khotbah Idulfitri, H. Miftahul Falah, pengasuh Pondok Pesantren Progresif RPK Ulfiyah Segeran Kidul, mengangkat tema krusial mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga lisan agar tidak menyakiti sesama.
Pesan tersebut selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mewujudkan visi Indramayu Reang, yang berfokus pada pembentukan pribadi berakhlak baik dan kehidupan masyarakat yang religius. Momentum Idulfitri ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan keagamaan semata, tetapi juga mampu mempererat persatuan serta meningkatkan kontribusi aktif masyarakat dalam pembangunan Kabupaten Indramayu.




