Ratusan warga memadati Pelabuhan Gresik pada Senin (16/3/2026) pagi. Mereka berbondong-bondong menyeberang ke Pulau Bawean, memilih untuk mudik lebih awal demi menghindari kehabisan tiket kapal menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

Suasana di area keberangkatan tampak ramai sejak pagi. Dua kapal cepat Express Bahari diberangkatkan dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean. Para pemudik terlihat membawa beragam barang bawaan, mulai dari koper, tas besar, hingga oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman. Mereka rela datang lebih awal untuk memastikan bisa mendapatkan tempat di kapal.

Salah satu pemudik, Wilda, mengaku sengaja pulang kampung lebih awal. Ia ingin segera berkumpul dengan keluarganya di Desa Suwari, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik. Sambil menunggu waktu keberangkatan kapal, Wilda tampak membawa sejumlah buah tangan.

“Mudik sekarang, ingin segera ketemu orang rumah di Desa Suwari,” kata Wilda saat ditemui di Pelabuhan Gresik, Senin (16/3/2026).

Wilda menambahkan, dirinya sudah membeli tiket kapal sejak beberapa hari sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan tempat pada musim mudik Lebaran tahun ini. Pengalaman serupa juga dialami Cici, pemudik lain yang berangkat bersama anak-anaknya.

Cici sebenarnya berencana pulang mendekati Idul Fitri, tepatnya pada 19 Maret 2026. Namun, tiket kapal untuk tanggal tersebut sudah ludes terjual. Akhirnya, ia memutuskan untuk mudik lebih awal agar tetap bisa pulang ke kampung halaman di Pulau Bawean.

“Akhirnya dapat tanggal ini. Rencananya 10 hari di Pulau Bawean,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, kapal cepat Express Bahari 6F yang bertolak dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean pada pukul 07:31 WIB mengangkut total 237 penumpang. Rinciannya, sebanyak 231 penumpang dewasa dan enam penumpang anak-anak.