Anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Arya Sinulingga, menyampaikan pesan penting terkait kekompakan di Tim Nasional Indonesia. Ia menegaskan bahwa para pemain tidak boleh membawa rivalitas klub ke dalam skuad Garuda, sebab hal tersebut berpotensi merusak keharmonisan dan performa tim secara keseluruhan.
Dalam kancah sepak bola, rivalitas antar klub memang menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kompetisi. Namun, Arya menilai, ketika seorang pemain bergabung dengan tim nasional, semua perbedaan tersebut harus dikesampingkan demi satu tujuan bersama, yakni mengharumkan nama bangsa. Profesionalisme disebutnya sebagai kunci utama dalam menjaga suasana tim tetap kondusif.
Arya mencontohkan sosok gelandang Persib Bandung, Beckham Putra, yang dinilai mampu menunjukkan sikap positif selama membela Timnas Indonesia. Penampilan Beckham tidak hanya impresif dari sisi teknis, tetapi juga dari segi mentalitas. Ia dianggap mampu bermain lepas tanpa terbebani oleh rivalitas yang mungkin ada di level klub.
Menurut Arya, sikap seperti inilah yang seharusnya dimiliki oleh seluruh pemain Timnas. Ketika mengenakan seragam Garuda, setiap pemain harus fokus pada kerja sama tim dan melupakan perbedaan yang ada di kompetisi domestik. Hal ini krusial untuk membangun chemistry yang kuat di dalam skuad.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kekompakan tim merupakan salah satu faktor utama dalam meraih kesuksesan. Tanpa solidaritas yang baik, sulit bagi sebuah tim untuk mencapai hasil maksimal, meskipun memiliki pemain-pemain berbakat. Oleh karena itu, menjaga hubungan yang harmonis antar pemain menjadi prioritas yang tidak boleh diabaikan.
Selain itu, Arya juga mengingatkan bahwa Timnas Indonesia saat ini sedang dalam fase perkembangan. Dengan banyaknya pemain muda yang bergabung, diperlukan lingkungan yang positif agar mereka dapat berkembang secara optimal. Rivalitas yang tidak sehat justru bisa menghambat proses tersebut.
Di sisi lain, performa Beckham Putra memang menjadi salah satu sorotan dalam beberapa pertandingan terakhir. Ia mampu menunjukkan kualitasnya sebagai pemain muda yang memiliki potensi besar. Kontribusinya di lapangan menjadi bukti bahwa dengan mentalitas yang tepat, pemain dapat memberikan dampak positif bagi tim.
Pesan yang disampaikan Arya ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh elemen sepak bola Indonesia. Keberhasilan Timnas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kerja sama dan semangat kolektif.




