Bagi banyak pesepak bola profesional, menjuarai Piala Dunia FIFA merupakan puncak karier yang diidamkan. Prestise turnamen empat tahunan ini begitu tinggi, menjadi mimpi seumur hidup bagi para atlet. Namun, di balik gemerlap kompetisi tersebut, muncul pertanyaan menarik mengenai besaran bayaran yang diterima para pemain saat berlaga di ajang tersebut.

Banyak pihak berasumsi bahwa pemain akan mendapatkan bayaran fantastis. Faktanya, meskipun mereka tetap menerima kompensasi, jumlahnya tidak sebesar gaji yang mereka terima dari klub-klub top Eropa seperti Manchester United atau Chelsea. Kendati demikian, tampil di Piala Dunia tetap menjadi pengalaman tak ternilai, tidak hanya karena kebanggaan membela negara, tetapi juga karena adanya bonus yang cukup besar, terutama jika tim berhasil melaju jauh dalam turnamen.

Aturan Bayaran Beragam dan Aksi Filantropi Pemain

Setiap negara memiliki kebijakan yang berbeda terkait bayaran pemain. Bahkan, ada pula pemain yang secara sukarela memilih untuk tidak mengambil uang tersebut sama sekali. Salah satu contohnya adalah bintang Prancis, Kylian Mbappé. Saat membela Prancis di Piala Dunia 2018, Mbappé dilaporkan menerima sekitar ratusan juta rupiah per pertandingan. Namun, seluruh uang tersebut ia sumbangkan untuk kegiatan amal, sebuah tindakan yang menuai pujian.

Di Inggris, sistem bayaran sedikit berbeda. Pemain menerima bayaran per pertandingan, ditambah bonus jika tim mereka meraih prestasi. Sebagai contoh, pada Piala Dunia 2014, pemain inti Tim Nasional Inggris bisa mendapatkan sekitar Rp50 juta per laga, sementara pemain cadangan menerima sekitar Rp30 juta. Empat tahun kemudian, jika Inggris berhasil menjadi juara, total bonus yang bisa didapatkan oleh para pemain bahkan mencapai ratusan miliar rupiah, yang jika dibagi rata, setiap pemain bisa mengantongi miliaran rupiah.

Piala Dunia FIFA 2026: Hadiah Fantastis

Untuk edisi Piala Dunia FIFA 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, total hadiah yang disiapkan FIFA semakin besar. Total prize pool mencapai sekitar Rp11,3 triliun, meningkat signifikan dibandingkan edisi sebelumnya. Rincian hadiah untuk tim-tim teratas adalah sebagai berikut:

  • Juara: sekitar Rp780 miliar
  • Runner-up: sekitar Rp515 miliar

Menariknya, semua tim peserta juga tetap akan menerima dana persiapan dan hadiah dasar, meskipun mereka tidak berhasil melaju jauh dalam turnamen. Ini memastikan bahwa tidak ada tim yang pulang dengan tangan kosong.

Selain itu, Tim Nasional Inggris memiliki tradisi unik sejak tahun 2007. Mereka secara konsisten memilih untuk menyumbangkan semua uang yang diterima dari pertandingan ke yayasan amal melalui England Footballers Foundation. Tradisi ini menunjukkan komitmen para pemain Inggris terhadap kegiatan sosial di luar lapangan hijau.