Persija Jakarta akan menghadapi ujian berat dalam lanjutan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini dijadwalkan bertandang ke markas Malut United di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Selasa, 24 Februari 2026, pukul 19.00 WIB. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan penentu arah dalam perburuan gelar juara.

Peta Persaingan Gelar Juara

Peta persaingan di papan atas klasemen sementara cukup ketat. Persib Bandung masih memimpin dengan 50 poin, diikuti Persija Jakarta di posisi kedua dengan 47 poin. Borneo FC menempel ketat di peringkat ketiga dengan 46 poin, sementara Malut United berada di posisi keempat dengan 41 poin.

Pertandingan ini menjadi pertaruhan besar bagi Persija. Kekalahan akan membuat jarak poin dengan Persib melebar menjadi enam poin, atau bahkan lebih jika Maung Bandung mampu mempertahankan konsistensinya. Selisih poin sebesar itu di fase akhir musim akan menjadi jurang yang sulit dijembatani, sekaligus membuka lebar peluang Persib untuk menyapu bersih tiga gelar beruntun.

Sebaliknya, kemenangan di Ternate akan membalikkan tekanan. Persija dapat terus menempel ketat Persib, bahkan berpotensi menyamai poin jika sang pemuncak klasemen tergelincir. Momen ini krusial dan berpotensi mengubah peta persaingan gelar juara secara signifikan.

Ancaman ‘Darah Biru’ di Gelora Kie Raha

Persija dipastikan tidak akan melakoni laga mudah. Stadion Gelora Kie Raha dikenal angker bagi tim tamu, dengan dukungan penuh dari publik Maluku Utara yang menjadi energi tambahan bagi Laskar Kie Raha. Malut United juga bukan tim kejutan semata; produktivitas 44 gol dari 22 laga menunjukkan ketajaman dan keberanian mereka dalam bermain terbuka.

Faktor yang membuat duel ini semakin emosional adalah keberadaan sejumlah pemain ‘darah biru’ di skuad Malut United. Nama-nama seperti Ciro Alves, David da Silva, dan Tyronne del Pino, yang merupakan mantan pilar Persib Bandung, dipastikan memiliki motivasi berlipat untuk menjegal Persija.

Bagi ketiga pemain tersebut, pertandingan ini bukan hanya tentang tiga poin. Ini adalah kesempatan untuk menjaga gengsi, membuktikan kualitas, sekaligus secara tidak langsung membantu mantan klub mereka, Persib, untuk tetap nyaman di puncak klasemen. Ciro Alves dengan kecepatan dan dribel eksplosifnya, David da Silva yang dikenal haus gol di kotak penalti, serta Tyronne del Pino dengan visi dan umpan terobosannya, berpotensi menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Macan Kemayoran.