Kiper Persib Bandung, Adam Przybek, harus mengakhiri musim lebih cepat setelah timnya tersingkir dari babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) pada Sabtu, 21 Februari 2026. Gugurnya Maung Bandung dari kompetisi Asia ini sekaligus memastikan pemain asal Wales tersebut tidak akan mendapat menit bermain hingga akhir musim.
Persib Bandung harus mengakui keunggulan klub Thailand, Ratchaburi FC, dengan agregat 1-3. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi tim dan juga bagi Przybek, yang sebelumnya hanya didaftarkan untuk kompetisi Asia.
Nasib Adam Przybek di Persib Bandung
Manajemen Persib Bandung memang tidak memasukkan nama Adam Przybek ke dalam skuad untuk BRI Super League 2025/26. Keputusan ini diambil karena adanya keterbatasan kuota pemain asing di kompetisi domestik. Przybek, yang berusia 25 tahun, hanya didaftarkan untuk ACL 2 agar tetap memiliki kesempatan bermain dan menjaga performanya.
Dengan tersingkirnya Persib dari ACL 2, otomatis Przybek tidak memiliki lagi ajang untuk berkompetisi. Situasi ini membuatnya harus menepi dari lapangan hijau hingga musim berakhir, sebuah kondisi yang tentu tidak ideal bagi seorang pemain profesional.
Menanggapi situasi yang dihadapinya, Adam Przybek tidak menampik rasa frustrasinya. Namun, ia menyatakan menghargai keputusan yang telah dibuat oleh tim pelatih.
“Ya ini sepak bola, saya frustrasi, tetapi sudah menjadi keputusan dari pelatih untuk mencabut saya dari skuad. Saya harus mengikuti ini,” ujar Przybek pada Sabtu (21/2/2026), seperti dikutip dari jpnn.com.
Pernyataan Przybek ini menunjukkan profesionalismenya meski harus menghadapi kenyataan pahit tidak bisa berkontribusi di sisa musim bersama Persib Bandung.




