Kiper Tim Nasional Indonesia, Maarten Paes, berhasil menyabet penghargaan Penjaga Gawang Terbaik dalam ajang PSSI Awards 2026. Meski demikian, pemain berusia 27 tahun itu memilih untuk tetap merendah dan justru menyoroti pentingnya kebersamaan tim, bahkan secara khusus mengapresiasi rekan setimnya, Emil Audero.
Pencapaian individu, menurut kiper yang kini memperkuat Ajax Amsterdam tersebut, bukanlah target utama. Maarten Paes menegaskan bahwa kekuatan Timnas Indonesia terletak pada solidaritas dan kerja kolektif seluruh pemain, termasuk di antara para penjaga gawang.
Maarten Paes Tegaskan Tak Ada Ego di Antara Kiper
Paes menekankan tidak ada kompetisi ego di antara para penjaga gawang dalam Skuad Garuda. “Ini bukan tentang ego, ini tentang proses tim. Saya senang bekerja dengan Emil, saya senang bekerja dengan Nadeo, Cahya, dan Ernando. Semua orang yang bekerja bersama kami dan ini tentang lambang di dada dan Garuda, jadi itulah yang saya inginkan,” ujar Paes.
PSSI Awards 2026 sendiri diselenggarakan di Studio 6 Emtek City, Jakarta Barat, pada Sabtu (28/3/2026) malam WIB. Dalam acara bergengsi tersebut, Maarten Paes, yang lahir di Nijmegen, Belanda, dinilai sebagai sosok paling konsisten sepanjang periode kompetisi, mengungguli kandidat lain berkat penampilan impresifnya.
Di sisi lain, Emil Audero juga menunjukkan kualitasnya. Kiper Cremonese tersebut sukses meraih penghargaan Saves of the Year, membuktikan dirinya sebagai salah satu kiper elite yang dimiliki Indonesia.
Penghargaan sebagai Motivasi Tim
Meski menyandang predikat penjaga gawang terbaik, mantan kiper FC Dallas ini tetap ingin merendah. Ia memandang penghargaan tersebut sebagai hasil dari kerja keras seluruh tim, bukan semata pencapaian pribadi.
Paes berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi Timnas Indonesia untuk meraih prestasi yang lebih besar lagi di masa depan. “Saya sangat bersyukur dan saya ingin mengucapkan selamat kepada semua penjaga gawang lainnya atas kerja keras mereka yang luar biasa tahun ini,” kata kiper berpostur 192 cm itu.
“Saya rasa, ya, ini adalah bukti dari kerja keras saya, tapi ya, ini selalu tentang upaya tim. Jadi mari kita jadikan ini inspirasi untuk lebih banyak trofi tim,” pungkas Maarten Paes.




