Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Setempat (PGIS) Cirebon berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Cirebon menggelar aksi bakti sosial bersih-bersih di Kali Kalibaru, Kota Cirebon, Senin (04/05/2026). Kegiatan ini melibatkan ratusan peserta dari berbagai gereja serta dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Sejak pagi hari, ratusan peserta telah berkumpul di Gereja Kristen Immanuel Saron, Jalan Kalibaru Utara. Mereka terlebih dahulu melakukan registrasi dan pembagian tanda peserta, dilanjutkan dengan sarapan bersama sebagai persiapan sebelum memulai aksi bersih-bersih.

Kegiatan kemudian dibuka dengan doa bersama, menandai dimulainya gotong royong. Peserta dibagi ke beberapa titik lokasi pembersihan yang tersebar di sepanjang aliran Kali Kalibaru. Sekitar 300 perwakilan dari 43 gereja se-Kota Cirebon tampak antusias membersihkan sampah dan menata lingkungan sekitar sungai dengan semangat kebersamaan.

Dukungan Pemerintah dan Rencana Lanjutan

Aksi bersih-bersih ini tidak hanya melibatkan jemaat gereja, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai instansi pemerintah. Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Perhubungan, BPBD, BBWS, serta pihak Kelurahan Kejaksan, Panjunan, dan Pekalangan turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, juga hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PGIS Cirebon. Kehadiran Wali Kota ini menegaskan dukungan pemerintah terhadap upaya menjaga kebersihan lingkungan yang diinisiasi oleh masyarakat.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Cirebon berencana mengambil langkah lanjutan untuk menjaga kebersihan sungai. Pemasangan jaring-jaring sampah akan dilakukan di sejumlah titik, khususnya di Kali Kalibaru dan Sungai Sukalila. Upaya ini bertujuan meminimalisir sampah yang terbawa arus hingga ke laut, sekaligus menjaga ekosistem perairan tetap bersih dan lestari.

Melalui kegiatan ini, PGIS Cirebon berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat. Mereka juga berharap dapat membangun kolaborasi yang lebih luas bersama seluruh umat beragama di Kota Cirebon, baik umat Kristiani, Katolik, Muslim, Hindu, Buddha, Konghuchu, serta Pemerintah Kota Cirebon, untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan Kota Cirebon tercinta.