Kolaborasi pemuda Indonesia dan Malaysia terwujud dalam aksi nyata di Aceh Tengah. Majelis Belia Malaysia (MBM) bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyalurkan santunan pendidikan bagi 500 siswa sekolah dasar serta bantuan sarana air bersih di Desa Kalasegi, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, pada Selasa, 4 Maret 2026.

Presiden MBM, Izzat Afifi, dan Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, memimpin langsung kunjungan kerja tersebut. Rombongan turut didampingi Ketua DPD KNPI Aceh, Aulia Rahman, dan disambut hangat oleh Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, di pesisir Danau Lut Tawar.

Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan membawa misi kemanusiaan yang konkret. Santunan diberikan kepada 500 anak sekolah dasar di wilayah Kecamatan Bintang, dengan harapan dapat memotivasi mereka untuk terus melanjutkan pendidikan di pelosok Aceh Tengah.

Selain itu, bantuan berupa tandon air bersih juga diserahkan kepada warga Desa Kalasegi. Fasilitas ini krusial untuk membantu masyarakat memperoleh akses air bersih sebagai kebutuhan dasar sehari-hari.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat rombongan mengikuti tradisi memasak Kuah Beulangong, kuliner khas Aceh yang dimasak secara gotong royong dalam kuali besar. Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama warga setempat.

Bupati Haili Yoga menyampaikan apresiasinya di sela-sela acara buka puasa. “Kehadiran saudara kita dari Malaysia dan pengurus pusat KNPI adalah bukti bahwa Aceh Tengah memiliki daya tarik luar biasa dan semangat ukhuwah yang kuat,” ujarnya.

Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Majelis Belia Malaysia merupakan langkah strategis untuk mempererat hubungan pemuda di tingkat Asia Tenggara melalui aksi nyata di tengah masyarakat.

Kunjungan ditutup dengan salat maghrib berjamaah serta ramah tamah bersama tokoh masyarakat Desa Kalasegi. Sinergi antara pemerintah daerah, pemuda Indonesia, dan pemuda Malaysia ini diharapkan dapat terus berlanjut dalam program pembangunan desa ke depan.