Langkah pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, harus terhenti di babak 16 besar turnamen All England 2026 Super 1000. Jonatan takluk dari wakil Taiwan, Li Chun-Yi, dalam pertandingan yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham, Kamis (5/3).
Pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo itu menyerah dalam dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 12-21. Pertandingan tersebut berlangsung selama 48 menit, di mana Jojo kesulitan mengembangkan permainannya menghadapi tekanan lawan.
Jonatan Christie Bantah Persiapan Tak Maksimal
Kekalahan ini memunculkan pertanyaan mengenai persiapan Jonatan, mengingat ia sempat vakum selama satu bulan sebelum kembali tampil di awal Maret. Namun, peraih medali emas Asian Games 2018 itu menampik anggapan bahwa jeda turnamen memengaruhi performanya.
“Kalau ditanya karena pengaruh saya lama break dari turnamen, saya rasa tidak ada,” ujar Jonatan Christie usai pertandingan.
Permainan Li Chun-Yi Sulitkan Jonatan
Menurut Jonatan, Li Chun-Yi menunjukkan performa yang luar biasa sejak awal laga. Permainan cepat dan variasi pukulan yang dimiliki lawan menjadi kunci keberhasilan Li Chun-Yi mengalahkan Jojo.
“Lin Chun-Yi bermain jauh lebih cepat dan punya beberapa variasi pukulan juga yang cukup menyulitkan. Pada laga ini juga enggak gampang dimatiin,” jelas Jonatan, mengakui keunggulan lawannya yang tampil menekan sepanjang pertandingan.



