Pebulu tangkis tunggal putri China, Chen Yu Fei, membagikan rahasia di balik kemampuannya tampil konsisten di tengah jadwal turnamen yang padat. Menurut peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 ini, mental pantang menyerah menjadi faktor krusial bagi setiap atlet untuk menjaga performa terbaiknya.
“Butuh mental tidak kenal menyerah. Saya harus bisa langsung siap pada setiap turnamen yang saya ikuti dari babak pertama,” ujar Chen Yu Fei, yang lahir pada 1 Maret 1998, saat berlaga di Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (5/6).
Jaga Performa di Tur Asia Empat Pekan Beruntun
Konsistensi Chen Yu Fei memang patut diacungi jempol. Pebulu tangkis asal Hangzhou ini berhasil menjaga performa impresifnya selama empat pekan beruntun dalam tur Asia. Ia tercatat telah berpartisipasi dalam serangkaian turnamen sejak Thailand Open 2026 pada pertengahan Mei hingga Indonesia Open 2026 yang berlangsung awal Juni.
Perjalanan Chen Yu Fei dalam tur Asia ini menunjukkan daya tahan dan fokusnya yang luar biasa:
- Pada dua turnamen awal, Thailand Open 2026 dan Malaysia Masters 2026, tunggal putri ranking empat dunia ini sukses melangkah hingga babak final dan finis sebagai runner-up.
- Langkah Chen Yu Fei kemudian terhenti di babak semifinal Singapore Open 2026 setelah dikalahkan wakil Korea Selatan, An Se-young, dengan skor ketat 22-20, 12-21, 15-21.
- Pekan ini, Chen Yu Fei kembali menunjukkan performa gemilang di Indonesia Open 2026 dengan berhasil menembus babak semifinal.
Kemampuan Chen Yu Fei untuk terus bersaing di level tertinggi dalam jadwal yang melelahkan ini menjadi bukti nyata dari mentalitas yang ia tekankan, menjadikannya salah satu atlet yang paling dihormati di kancah bulu tangkis dunia.




